
PWMU.CO – Ada yang berbeda dalam perjalanan saya sebagai kontributor PWMU.CO akhir-akhir ini. Meski acara Roadshow dan Milad Media Official PWM Jawa Timur di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Sabtu (17/5/2025), telah usai, namun kehangatannya masih terasa hingga kini.
Rasa hangat, akrab, dan guyub yang terjalin di antara para kontributor dari berbagai daerah, serta dengan para editor yang selama ini hanya berinteraksi via teks, menjadi momen bersejarah dan penuh kesan.
Pertemuan langsung perdana bersama seluruh tim editor yang dinakhodai Pemimpin Redaksi Azrohal Hasan bukan sekadar ajang seremonial. Ia menjadi ruang nyata bersatunya para pegiat literasi dalam satu ikatan: keluarga besar PWMU.CO.
Maka, ketika notifikasi WhatsApp dari salah satu editor masuk ke ponsel saya, ada getaran hangat yang mengiringinya.
“Bu, besok Senin saya ke Almadany,” tulis Alfain Jalaluddin Ramadlan, editor PWMU.CO.
Saya langsung membalas singkat, “Alhamdulillah, bisa silaturrahim.”
Sebagai kontributor yang telah bergabung sejak 2021, PWMU.CO bagi saya bukan sekadar media tempat menulis. Ia adalah rumah ide, ladang kebaikan, dan jembatan ukhuwah. Di dalamnya, saya bisa saling berbagi cerita, pengalaman, dan pemikiran dengan guru-guru dan profesional dari berbagai penjuru daerah. Sebuah berkah dalam bentuk persaudaraan.
Senin itu, saya turun dari lantai dua, tempat saya biasa mengajar, untuk menyambut Alfain yang datang berkunjung ke SD Alam Muhammadiyah Kedanyang (SD Almadany).
Dahulu, kami sama-sama kontributor. Kini, ia telah dipercaya menjadi bagian dari tim editor PWMU.CP. Saya bangga melihat perkembangan dan semangatnya, apalagi ia telah mengukir berbagai prestasi dalam dunia kepenulisan.
Sebagai tanda kenang-kenangan, saya memberikan laki-laki kelahiran 13 Desember 2000 ini sebuah buku karya kolektif guru-guru SD Almadany berjudul Bunga Rampai Inovasi Pendidikan.
Buku ini berisi enam karya tulis para guru yang menjadi pemenang lomba Best Practice dalam rangka Milad ke-6 SD Almadany.
“Selamat datang di SD Almadany, maaf ya cuma bisa memberi buku kecil ini. Juga mohon maaf hanya bisa menyambut sebentar karena saya harus kembali mengajar,” ucap saya padanya.
Lantas Alfain menjawab, “terima kasih bu Eli Syarifah, walaupun buku kecil, namun isinya ilmu luar biasa, semoga berkah.”
Pertemuan singkat itu menyimpan makna yang panjang. Bahwa di balik berita dan tulisan yang kita baca setiap hari di PWMU.CO, ada relasi hangat dan persaudaraan yang terus tumbuh. Kami bukan sekadar jurnalis pendidikan, kami adalah keluarga yang sedang menempuh jalan dakwah lewat pena.
Semoga keberkahan persaudaraan ini terus berlanjut, menjadi jalan kebaikan bagi siapa pun yang terlibat di dalamnya. Dakwah bil qolam adalah bagian dari ikhtiar kami untuk menebarkan pencerahan bagi umat. (*)
Penulis Eli Syarifah Editor Alfain Jalaluddin Ramadlan





0 Tanggapan
Empty Comments