Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Borong Medali, Tapak Suci Al Mizan Raih Juara Umum Pra Remaja dan Remaja pada Lamongan Megilan 2026

Iklan Landscape Smamda
Borong Medali, Tapak Suci Al Mizan Raih Juara Umum Pra Remaja dan Remaja pada Lamongan Megilan 2026
Borong Medali, Tapak Suci Al Mizan Raih Juara Umum Pra Remaja dan Remaja pada Lamongan Megilan 2026. (Alfain/PWMU.CO)
pwmu.co -

Kontingen Tapak Suci Panti Asuhan dan Pondok Pesantren Al Mizan Muhammadiyah Lamongan kembali menunjukkan tajinya di gelanggang pencak silat. Mengikuti Kejuaraan Pencak Silat Lamongan Megilan 2026, kontingen Al Mizan berhasil memborong puluhan medali sekaligus meraih Juara Umum II kategori Pra Remaja dan Remaja tingkat Kabupaten Lamongan.

Kejuaraan tersebut berlangsung di SACI (Sekolah Alam Citra Insani), Lamongan, pada 2–4 Oktober 2026. Kontingen Al Mizan menurunkan pesilat dari empat kampus, yakni Pondok Reguler Putra, Pondok Reguler Putri, Kampus Tahfidz Putri, dan Pondok Tahfidz Putra.

Sebanyak 29 medali berhasil dikumpulkan kontingen Al Mizan, terdiri atas 15 medali emas, 8 medali perak, dan 6 medali perunggu dari kategori Pra Remaja dan Remaja.

Kontingen tersebut didampingi Pembina Tapak Suci Al Mizan Ahsanul Arham, bersama para pelatih dari masing-masing kampus. Pondok Reguler Putra dilatih Dimas Aditya Rangga, Pondok Reguler Putri oleh Andini Salma Rengur dan Natasya Daffa, Kampus Tahfidz Putri oleh Audrey Salsabila, serta Pondok Tahfidz Putra oleh Achmad Fawwaz.

Pra Remaja Sumbang 16 Medali

Pada kategori Pra Remaja tingkat SMP/MTs, pesilat Al Mizan tampil konsisten dengan mengamankan 6 emas, 6 perak, dan 4 perunggu.

Medali emas diraih Azmi Dhiyaul Mumtaz kelas B putra, Akhmad Fatir Ardiansyah kelas D putra, Raihan Dian kelas E putra, Lauza Aliyeva kelas G putri, Dhiya’ Maulidatul kelas H putri, dan Shakila Maureina Putri kelas J putri.

Sementara medali perak diraih Alkhawarizmi Septian, Mohammad Rayyan Trisna, Putri Zahra Meita Sari, Naisya Humairoh As-Syifa, Tazkia Salsabilah Putri, dan Khoirruhma.

Adapun medali perunggu dipersembahkan Arneta Suci, Kayla Alisyini, Jelena Frederika, dan Abyan Suryan.

Pelatih Pondok Reguler Putra, Dimas Aditya Rangga, menyampaikan apresiasinya atas perjuangan para atlet. Menurutnya, hasil tersebut tidak lepas dari latihan yang konsisten dan keberanian para santri ketika menghadapi pertandingan.

“Anak-anak sudah berlatih dengan sungguh-sungguh. Di pertandingan tentu ada menang dan kalah, tetapi yang paling penting mereka mampu menerapkan hasil latihan, menjaga mental, dan tetap menjunjung sportivitas,” ujarnya.

Remaja Tambah 13 Medali

Sementara itu, pada kategori Remaja tingkat SMA/SMK/MA, kontingen Al Mizan semakin menunjukkan dominasinya dengan mengoleksi 9 medali emas, 2 perak, dan 2 perunggu.

Sembilan medali emas masing-masing diraih Aprilia Putri Anastasya kelas B putri, Muhammad Fahmi Ali Akbar dan Ahmad Ashfa Risqia kelas C putra, M. Fadli Sholihul Huda kelas D putra, Abdullah Kafaabi kelas F putra, Qurrota A’yun kelas E putri, M. Husein Al-Mafiz kelas H putra, Fajar Hadi Saputra kelas I putra, serta Laura Devi kelas F putri.

Dua medali perak diraih Farah Aisyah, sedangkan dua medali perunggu dipersembahkan Naura Chintia dan Muhammad Farid Al-Fadil, serta Khoirunnisa Al-Laili.

Pelatih Pondok Reguler Putri, Andini Salma, mengatakan capaian tersebut menjadi bukti bahwa santri putri juga memiliki kemampuan dan mental bertanding yang kuat.

“Prestasi ini tentu membanggakan, tetapi kami ingin anak-anak tidak cepat puas. Kemenangan hari ini harus menjadi motivasi untuk terus berlatih, memperbaiki teknik, dan membangun mental sebagai pesilat yang berkarakter,” tuturnya.

SMPM 5 Pucang SBY

Senada dengan itu, Natasya Daffa, pelatih Pondok Reguler Putri, menilai proses pembinaan harus berjalan secara berkelanjutan.

“Yang kami tekankan bukan hanya kemampuan bertanding. Anak-anak juga belajar disiplin, tanggung jawab, keberanian, dan menghormati lawan. Nilai-nilai itu yang kami harapkan menjadi bekal mereka di luar gelanggang,” katanya.

Tahfidz Putri: Prestasi dan Kedisiplinan

Pelatih Kampus Tahfidz Putri, Audrey Salsabila, mengungkapkan bahwa mengikuti kejuaraan menjadi pengalaman penting bagi para santri.

“Anak-anak belajar bahwa prestasi membutuhkan proses. Mereka harus mampu membagi waktu antara menghafal Al-Qur’an, belajar, dan latihan. Semoga pengalaman di kejuaraan ini membuat mereka semakin percaya diri dan disiplin,” ujarnya.

Menurutnya, capaian yang diraih para pesilat menjadi penyemangat untuk meningkatkan kualitas latihan. Evaluasi akan dilakukan setelah kejuaraan agar kekurangan yang ditemukan selama pertandingan dapat diperbaiki.

Sementara itu, pelatih Pondok Tahfidz Putra, Achmad Fawwaz, menegaskan pentingnya membangun mental bertanding para santri.

“Pertandingan menjadi tempat anak-anak menguji hasil latihan. Mereka belajar mengendalikan emosi, menghormati lawan, dan berani mengambil keputusan di gelanggang. Itu bagian dari pendidikan karakter,” jelasnya.

Bukan Sekadar Medali

Pembina Tapak Suci Al Mizan, Ahsanul Arham, mengapresiasi perjuangan seluruh atlet dan jajaran pelatih yang telah mempersiapkan kontingen dalam kejuaraan tersebut.

Menurutnya, capaian Juara Umum II menjadi motivasi bagi pembinaan Tapak Suci di lingkungan Pondok Pesantren Al Mizan Muhammadiyah Lamongan.

“Prestasi ini adalah hasil kerja bersama. Ada atlet, pelatih, pembina, dan dukungan dari pondok. Yang paling penting, anak-anak mendapatkan pengalaman bertanding sekaligus belajar tentang disiplin, sportivitas, dan tanggung jawab,” katanya.

Ia berharap prestasi tersebut tidak berhenti pada satu kejuaraan. Pembinaan harus terus dilakukan secara bertahap sehingga lahir pesilat-pesilat Al Mizan yang tidak hanya berprestasi di gelanggang, tetapi juga memiliki akhlak dan karakter yang kuat.

Capaian Juara Umum II Lamongan Megilan 2026 sekaligus menegaskan bahwa pembinaan Tapak Suci di empat kampus Al Mizan terus berkembang. Perpaduan antara pendidikan kepesantrenan, latihan olahraga, dan pembinaan karakter menjadi modal penting untuk melahirkan generasi muda yang sehat, disiplin, berprestasi, dan berakhlak. (*)

Revisi Oleh:
  • Nadjib Hamid - 05/10/2026 13:05
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu