Menjadi pengurus organisasi bukan sekadar menjalankan banyak kegiatan. Lebih dari itu, setiap program harus memiliki tujuan yang jelas dan mampu memberikan dampak bagi anggota maupun organisasi. Semangat inilah yang dihadirkan dalam kegiatan Cadre Development Program (CDP) yang diselenggarakan oleh Kader Mubaligh Muda Muhammadiyah (KM3) SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik (Smamio).
Mengusung tema “Mengelola dengan Integritas, Berkarya dengan Strategi, dan Bertumbuh dengan Kepedulian” kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat–Sabtu, (28–29/8/2026), tersebut secara khusus diikuti oleh pengurus KM3 Smamio. Kegiatan ini menjadi ruang penguatan kapasitas pengurus agar mampu menjalankan amanah organisasi secara lebih terarah, strategis, dan berdampak.
Salah satu materi dalam rangkaian CDP adalah Manajemen Program Kerja yang disampaikan oleh Anggun Zifa Anindia, S.Si., demisioner Presiden BEM Universitas Airlangga (Unair) 2025. Dengan pengalaman aktif dalam berbagai organisasi dan kepemimpinan mahasiswa, Anggun membagikan sejumlah pengalaman serta wawasan kepada para pengurus KM3 Smamio.
Program Kerja bukan Sekadar Melaksanakan Kegiatan
Dalam sesi tersebut, Anggun mengajak para pengurus untuk mengubah cara pandang terhadap program kerja. Menurutnya, program kerja tidak boleh berhenti pada sekadar melaksanakan sebuah kegiatan.
“Program kerja bukan sekadar kegiatan,” ujarnya
Anggun menjelaskan bahwa kegiatan lebih berfokus pada apa yang dilakukan, sedangkan program kerja harus berorientasi pada tujuan yang ingin dicapai. Ia memberikan ilustrasi sederhana, “Kita mau bikin seminar” sebagai contoh kegiatan. Sementara itu, program kerja harus menjawab pertanyaan yang lebih mendasar, yaitu apa yang ingin dicapai melalui kegiatan tersebut.
Dengan pola pikir tersebut, pengurus diharapkan tidak hanya mengejar terlaksananya agenda, tetapi juga mampu memastikan setiap program memiliki tujuan, strategi, dan manfaat yang jelas. Hal ini menjadi penting agar setiap program kerja KM3 benar-benar memberikan dampak bagi perkembangan kader dan organisasi.
Selain membahas perencanaan program, Anggun juga mengajak peserta untuk mengenali sekaligus memaksimalkan potensi diri. Beberapa kemampuan yang dinilai penting dalam menjalankan organisasi antara lain manajemen waktu, pengambilan keputusan, berpikir kritis, public speaking, dan problem solving.
Bagi peserta, materi tersebut tidak hanya memberikan pengetahuan tentang bagaimana mengelola program kerja, tetapi juga menghadirkan perspektif baru melalui pengalaman pemateri.
Salah satu peserta, Ibni Rafif, mengaku mendapatkan banyak inspirasi dari sesi tersebut. Menurutnya, pengalaman yang dibagikan Anggun membuat materi Manajemen Program Kerja terasa lebih dekat dengan realitas kehidupan organisasi.
“Materi ketiga ini sangat menginspirasi sekali. Karena pemateri banyak menyampaikan pengalaman yang unik dan menarik,” ujar Ibni Rafif.
Organisasi sebagai Ruang Belajar
Pengalaman-pengalaman tersebut menjadi bagian yang menarik bagi peserta karena tidak hanya berisi teori, tetapi juga memberikan gambaran mengenai dinamika yang mungkin dihadapi ketika terlibat dalam organisasi. Peserta pun diajak untuk melihat bahwa proses berorganisasi merupakan ruang untuk belajar, mencoba, menghadapi tantangan, dan terus berkembang.
Anggun juga menyampaikan pesan tentang pentingnya kegigihan dalam meraih keberhasilan.
“Keberhasilan bukan milik mereka yang tak pernah gagal, tapi keberhasilan adalah milik mereka yang tak pernah menyerah.”
Pesan tersebut menjadi pengingat bagi para pengurus KM3 Smamio bahwa menjalankan organisasi tidak selalu berjalan tanpa hambatan. Kegagalan maupun tantangan justru dapat menjadi bagian dari proses pembelajaran untuk menjadi kader yang lebih matang.
Di akhir sesi, Anggun memberikan pesan yang erat dengan nilai pengabdian dalam berorganisasi, “Jabatan hanyalah jalan, pengabdian adalah tujuan”.
Melalui Cadre Development Program, pengurus KM3 Smamio diharapkan mampu menjadikan organisasi bukan hanya sebagai tempat menjalankan program kerja, tetapi juga sebagai ruang untuk membangun karakter, mengembangkan potensi, dan belajar memberikan kontribusi.
Dengan semangat mengelola dengan integritas, berkarya dengan strategi, dan bertumbuh dengan kepedulian, para kader KM3 Smamio diharapkan mampu membawa setiap amanah organisasi menjadi langkah nyata menuju pengabdian yang lebih bermakna. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments