Tiga mahasiswa Program Studi Hukum Islam Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menyelesaikan program magang di Pengadilan Agama (PA) Magetan selama satu bulan, sejak 4 Agustus hingga 4 September 2025. Mereka adalah Izza El-Dien, Muhammad Ilham, dan Salman Roihan, mahasiswa semester tujuh yang tengah menapaki pengalaman profesional di ranah praktik hukum Islam.
Selama magang, ketiganya terlibat dalam berbagai aktivitas pengadilan. Mereka rutin mengikuti persidangan perkara perceraian, sengketa harta bersama, hingga hak asuh anak. Selain itu, mereka juga mempelajari administrasi kepaniteraan, mulai dari pencatatan perkara, penyusunan berkas sidang, hingga tata cara pembuatan akta cerai. Diskusi bersama hakim dan staf pengadilan memperkaya pemahaman mereka tentang penerapan hukum keluarga Islam di Indonesia.
“Pengalaman ini membuka pandangan baru bagi kami. Apa yang kami pelajari di kelas terasa hidup saat melihat langsung bagaimana hukum Islam dijalankan dalam penyelesaian sengketa,” ujar salah satu mahasiswa.

Di sela kesibukan, ketiganya juga menyempatkan diri menjelajahi alam Magetan. Pada salah satu akhir pekan, mereka mendaki Gunung Lawu dan Bukit Mongkrang. “Naik Gunung Lawu bukan hanya untuk refreshing, tapi juga menenangkan pikiran. Di puncak, kami merenungi kembali hakikat keadilan dan tanggung jawab sebagai calon sarjana hukum Islam,” kata Salman Roihan.
Muhammad Ilham menambahkan bahwa kegiatan alam memberi keseimbangan dalam belajar. “Belajar hukum itu berat, tapi dengan momen kontemplatif seperti ini, semuanya terasa lebih bermakna,” ungkapnya.
Pihak PA Magetan turut mengapresiasi. Miftakul Khoriyah SHI MH, dosen pamong sekaligus hakim, menilai ketiga mahasiswa memiliki antusiasme tinggi dan cepat beradaptasi. “Magang ini bukan hanya soal teknis hukum, tapi juga pembentukan karakter dan kepekaan sosial,” ujarnya.
Kegiatan magang ini menjadi langkah konkret menjembatani teori dan praktik, sekaligus memperkuat integritas, etika, dan tanggung jawab sosial mahasiswa. Dari ruang sidang hingga puncak Lawu, mereka membawa pulang ilmu sekaligus pengalaman hidup berharga sebagai calon praktisi hukum Islam. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments