
PWMU.CO – Aksi Akbar Aliansi Masyarakat Bela Palestina berlangsung damai dan tertib di depan Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Sabtu (19/4/2025). Ribuan masyarakat dari berbagai elemen hadir memadati lokasi aksi sejak pagi hari sebagai bentuk solidaritas terhadap rakyat Palestina.
Massa aksi yang hadir kompak mengenakan pakaian dan atribut bernuansa putih, serta membawa berbagai pernak-pernik bertema Palestina, seperti bendera, poster, dan syal bermotif khas ke-Palestinaan. Suasana penuh semangat, namun tetap tertib dan khidmat.
Bendahara Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Surabaya, Musa Abdullah, yang turut hadir secara langsung, menyampaikan bahwa aksi ini merupakan wujud empati terhadap penderitaan saudara-saudara Muslim di Palestina.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat Muslim di Indonesia, khususnya di Surabaya, memiliki empati yang tinggi terhadap saudara-saudara kita di Palestina,” ujar Musa.
Ia menambahkan bahwa kekejaman yang dilakukan oleh Zionis Israel telah menyebabkan banyak korban jiwa, terutama dari kalangan rakyat sipil.
“Dalam catatan per 10 April kemarin, lebih dari 50.846 jiwa telah meninggal dunia akibat kebiadaban Israel. Sebagai sesama Muslim, kita penting untuk terus memberikan dukungan, baik melalui doa maupun aksi nyata seperti ini,” tegasnya.
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, yang hadir mewakili Gubernur Khofifah Indar Parawansa, turut menyampaikan orasi di hadapan massa. Dalam pidatonya, Emil menegaskan bahwa perjuangan membela Palestina bukan hanya perjuangan umat Islam semata, melainkan perjuangan kemanusiaan yang harus didukung oleh seluruh dunia.
“Ini bukan perjuangan satu golongan. Dunia telah bersuara. Peradilan internasional telah angkat bicara. Kita semua harus melangkah bersama untuk menegakkan keadilan,” tutur suami dari Arumi Bachsin itu.
Emil juga mengajak masyarakat untuk tidak berhenti memberikan dukungan kepada Palestina meski secara geografis terpisah jauh.
“Kita memang jauh dari Palestina, namun sebagai sesama umat manusia, kita bisa terus mendukung dengan doa dan aksi nyata untuk keadilan di sana,” tambahnya.
Anggota DPR RI, Reni Astuti, juga turut hadir dan menyampaikan orasi. Ia menegaskan bahwa isu Palestina adalah isu kemanusiaan yang menyangkut kepentingan semua umat manusia, bukan milik satu agama atau kelompok tertentu.
“Ini adalah tanggung jawab kita semua. Banyak rakyat Palestina yang telah menjadi korban: rumah-rumah dihancurkan, anak-anak, bayi, dan para ibu menjadi korban. Bahkan bantuan kemanusiaan pun dihalangi oleh Israel,” ujar Reni.
Ia berharap agar doa dan dukungan untuk Palestina semakin masif di tengah masyarakat.
“Semoga Allah senantiasa memberikan kita kekuatan untuk terus membela Palestina hingga mereka meraih kemerdekaan yang sejati. Jangan pernah berhenti untuk peduli dan beraksi,” tutupnya. (*)
Penulis Miftahul Muslim Editor Wildan Nanda Rahmatullah






0 Tanggapan
Empty Comments