
Bisa Saja Dipindah ke Madura
PP Muhammadiyah, lanjutnya, mengusulkan tempat uji publik Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) untuk pasangan Prabowo-Gibran, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) untuk pasangan Anies-Muhaimin, dan Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) untuk pasangan Ganjar-Mahfud. Itu keputusan pleno PP Muhammadiyah.
“Keputusan itu sudah muncul sebelum Pak Fauzan (Rektor UMM) masuk di TKN Prabowo-Gibran. Sudah ada lebih dulu keputusan PP Muhammadiyah dan bisa dicek di notulen rapat,” terangnya.
Ada yang komentar ke PP, kalau begitu PP tidak fair. Tidak fair jika Prof Fauzan mendukung Prabowo-Gibran dan debatnya ditaruh di UMM yang dekat calon ini.
“Saya sudah mendapatkan kabar yang di Malang dipindahkan ke Surabaya. Muhammadiyah itu kan enak-enak saja ‘kan. Nanti kalau di Surabaya masih diprotes maka kita pindah ke Madura sekalian,” ungkapnya disambut gemuruh tawa hadirin.
Menurutnya yang penting tetap ada dialog. Itu acara kita yang paling elegan. Sebenarnya mereka para calon mau audiensi ke PP Muhammadiyah.
“Tetapi kalau audiensi kan hanya sebentar dan kurang efektif. Yang repot kan ngatur tim horenya itu. Bisa ruwet itu ngatur-nya,” tawa peserta pun kembali pecah.
“Maka kita undang untuk dialog dan surat sudah kita sampaikan. Mudah-mudahan semua calon bisa memenuhi undangan PP Muhammadiyah,” harapnya. (*)
Penulis Sugiran Editor Mohammad Nurfatoni





0 Tanggapan
Empty Comments