SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta menyelenggarakan seminar parenting dan kegiatan Halal Bihalal pada Sabtu (11/4/2026) di Ballroom Harris Hotel Solo. Kegiatan ini diikuti sekitar 400 orang tua atau wali siswa dari kelas VII, VIII, dan IX sebagai upaya mempererat silaturahmi serta menguatkan sinergi antara sekolah dan keluarga.
Kepala SMP Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta, Muhdiyatmoko, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kehadiran para orang tua dalam kegiatan tersebut. Ia menilai partisipasi tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung proses pendidikan siswa.
“Alhamdulillah hari ini SMP Muhammadiyah PK mengadakan Halal Bihalal dan Seminar Parenting dalam rangka mempererat silaturahim dan menguatkan sinergi untuk meraih prestasi. Sebanyak 400 orang tua hadir dan sangat antusias menyimak materi dari pembicara,” ujarnya.
Dalam rangkaian kegiatan, dilaksanakan pula pengucapan ikrar Halal Bihalal antara pihak sekolah dan orang tua sebagai simbol saling memaafkan sekaligus penguatan komitmen dalam kolaborasi pendidikan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan seminar parenting yang menghadirkan narasumber Dr. Shinta, M.Si., M.A. Setelah itu, acara diakhiri dengan ramah tamah serta pembagian rapor hasil belajar Penilaian Tengah Semester (PTS) genap.
Sebagai narasumber, Dr. Shinta, psikolog dari Yogyakarta yang dikenal sebagai Bunda Cinta, mengajak para orang tua untuk terus belajar dalam mendampingi tumbuh kembang anak. Ia menekankan bahwa peran orang tua sangat menentukan dalam pembentukan karakter anak.

“Saya mengajak ayah dan bunda untuk berkomitmen. Ketika kita ingin memiliki anak-anak yang baik, maka pastikan terlebih dahulu orang tuanya juga baik. Ketika kita ingin anak yang saleh dan salehah, maka kita pun harus berproses menjadi orang tua yang saleh dan salehah,” tuturnya.
Ia juga menjelaskan bahwa setiap anak memiliki karakter yang berbeda dan tidak dapat disamakan. Mengacu pada konsep individual differences dalam psikologi, setiap anak memiliki ciri khas dalam hal karakter, cara belajar, dan minat.
“Anak tidak bisa memilih lahir dari orang tua seperti apa, tetapi orang tua bisa memilih menjadi seperti apa. Orang tua yang luar biasa bukan yang memiliki jabatan tinggi, tetapi yang mau belajar memahami karakter anaknya, termasuk cara belajar, sifat, dan impiannya,” tambahnya.
Melalui pemaparan tersebut, para orang tua diharapkan dapat memahami pentingnya peran keluarga dalam mendukung perkembangan anak. Pemahaman ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam membangun lingkungan pendidikan yang kondusif.
“Semoga acara ini bisa memberikan inspirasi bagi orang tua untuk mau belajar memperbaiki diri dan setelah ini mau memahami bahwa setiap anak itu unik dan berbeda,” jelasnya.
Kegiatan seminar parenting dan Halal Bihalal ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara sekolah dan orang tua dalam mendidik siswa. Sinergi yang terjalin menjadi salah satu faktor pendukung dalam proses pendidikan yang berkelanjutan. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments