Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Inovasi Porgusi Warnai Perayaan HUT ke-80 RI di SD Muhammadiyah 3 Ikrom Wage

Iklan Landscape Smamda
Inovasi Porgusi Warnai Perayaan HUT ke-80 RI di SD Muhammadiyah 3 Ikrom Wage
Penyerahan hadiah lomba Porgusi di acara jalan sehat SD Ikrom. Foto: SD Ikrom
pwmu.co -

Peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia di SD Muhammadiyah 3 IKROM Wage berlangsung berbeda dan lebih semarak tahun ini. Sekolah menghadirkan inovasi baru dengan menggelar  Pekan Olahraga Agustusan Ikrom (Porgusi), sebuah rangkaian lomba yang bukan sekadar hiburan, tetapi juga sarana mencari bibit unggul dalam bidang olahraga.

Dalam sambutannya saat pembukaan, Kepala Sekolah menyampaikan bahwa Porgusi digagas untuk memberi pengalaman berharga bagi siswa. “Selain memeriahkan HUT RI, kami ingin anak-anak punya wadah untuk mengasah bakat olahraga sekaligus menumbuhkan sportivitas,” ujarnya.

Porgusi berlangsung selama tiga hari, Rabu–Jumat (20–22 Agustus 2025). Lomba-lomba yang digelar untuk siswa antara lain bulutangkis, tenis meja, futsal, fun run, halang rintang, lari estafet, dan gerak irama. Adapun untuk guru, lomba juga tak kalah seru yaitu ninja warrior dan senam kreasi.

Rincian perlombaan diatur setiap hari.

Hari pertama (20 Agustus): Kelas 3–6 mengikuti bulutangkis, lari, futsal, dan tenis meja. Kelas 1–2 mengikuti lari estafet. Untuk guru, ada lomba ninja warrior.

Hari kedua (21 Agustus): Kelas 1–2 mengikuti variasi atletik, kelas 3–4 lomba halang rintang, dan kelas 5–6 lomba gerak irama.

Hari ketiga (22 Agustus): Final semua lomba untuk kelas 1–6, serta lomba senam kreasi khusus guru.

Suasana makin hidup sejak pagi hari. Setiap perlombaan dimulai pukul 08.00 WIB, setelah siswa melaksanakan pembiasaan pagi berupa murojaah dan salat dhuha berjamaah—di masjid untuk kelas 4–6 dan di kelas untuk siswa kelas 1–3. Lomba berlangsung hingga pukul 11.00 WIB, kemudian kegiatan ditutup dengan persiapan salat zuhur dan makan siang bersama.

Siti Nur Afida, panitia kegiatan, mengaku sempat khawatir karena ini pertama kalinya PORGUSI digelar. Namun, antusiasme yang muncul membuatnya lega.

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

“Alhamdulillah, semua berjalan sangat meriah bahkan melebihi ekspektasi. Rasanya ingin ikut lomba lagi. Semoga tahun depan jenis lombanya ditambah dan waktunya lebih panjang,” ungkapnya.

Khoirunisa’, wali kelas 2 An-Nahl, juga menambahkan bahwa kegiatan ini punya nilai lebih dibanding sekadar lomba. “Kami berharap anak-anak tumbuh menjadi pribadi mandiri dan semakin mencintai bangsa dan tanah air,” ujarnya.

Sebagai puncak acara, pada Sabtu (23/8) seluruh rangkaian ditutup dengan jalan sehat bersama siswa dan orang tua. Dengan nuansa merah putih, ribuan peserta memadati area sekitar sekolah. Acara ini kian semarak dengan penampilan siswa, pembagian hadiah lomba PORGUSI, serta pengundian doorprize.

Salah satu orang tua siswa, Henny Prasetya, mama dari Arjuna Wahyamaya (Qur’anique 1 Indonesia), tak menyangka mendapat hadiah utama berupa mesin cuci. “Saya sangat senang, apalagi kegiatan ini bisa melibatkan orang tua secara langsung. Harapannya, tahun depan kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut,” katanya penuh bahagia.

Rangkaian kegiatan yang terencana rapi ini menjadi bukti bahwa SD Muhammadiyah 3 IKROM Wage tidak hanya fokus pada pendidikan akademik, tetapi juga berupaya menumbuhkan kreativitas, sportivitas, dan kebersamaan seluruh warganya.

Porgusi pun diharapkan menjadi tradisi baru yang mengakar dan semakin berkembang di tahun-tahun mendatang. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡