Kajian hadis di Masjid At-Taqwa Setail, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, membahas tiga alasan mendasar berjihad pada Sabtu (3/1/2026).
Kajian tersebut disampaikan Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Genteng, Taufiqur Rohman, M.Pd.I, saat mengisi pengajian rutin yang diselenggarakan takmir Masjid At-Taqwa Setail, Jalan Samiran.
Pengajian dimulai usai salat Maghrib berjamaah dan diikuti jamaah masjid serta warga Muhammadiyah Ranting Setail, baik laki-laki maupun perempuan.
Mengawali kajian, Taufiqur Rohman mengajak jamaah untuk senantiasa bersyukur kepada Allah Swt. karena masih diberi kesempatan mengikuti majelis ilmu.
“Semoga Allah Swt. memberikan kemudahan kepada kita dalam mengarungi kehidupan ini,” tuturnya.
Selanjutnya, ia membacakan hadis Nabi Muhammad saw. yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim dari sahabat Ibnu Umar r.a. Hadis tersebut menjelaskan perintah berjihad, yakni berusaha dengan sungguh-sungguh dalam menegakkan ajaran Islam.
Ia kemudian memaparkan kandungan hadis tersebut yang memuat tiga alasan mendasar kewajiban berjihad. Pertama, agar manusia bersyahadat, baik syahadat tauhid maupun syahadat rasul. Jihad dimaknai sebagai upaya mengajak manusia meyakini dan menyembah Allah Swt. tanpa menyekutukan-Nya.
“Syahadat tauhid saja belum cukup, tetapi harus disertai syahadat rasul. Artinya, setelah mengesakan Allah, setiap muslim wajib meneladani sikap, ucapan, dan perilaku Nabi Muhammad saw. sebagai utusan Allah,” jelasnya.
Kedua, mendirikan salat. Salat lima waktu merupakan tiang agama yang harus ditegakkan secara istikamah. Jika kewajiban ini belum terlaksana, umat Islam dituntut terus berjihad dalam memperjuangkannya hingga salat ditegakkan di tengah masyarakat.
Ketiga, menunaikan zakat. Zakat wajib disalurkan kepada para mustahik sebagaimana ketentuan Allah Swt. dalam Surah at-Taubah ayat 60.
Ia menegaskan, apabila seseorang telah melaksanakan ketiga kewajiban tersebut, maka darah dan hartanya terjaga, kecuali dengan hak Islam. Adapun perhitungan amal sepenuhnya menjadi urusan Allah Swt.
Pengajian berlangsung khidmat dan ditutup dengan bacaan hamdalah. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan salat Isya berjamaah yang dipimpin Ketua Lembaga Pengembangan Cabang Ranting dan Pembinaan Masjid Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Banyuwangi, Ainur Rofiq, M.Pd.I. Pada rakaat pertama dibacakan Surah at-Tin, sedangkan rakaat kedua Surah al-Kafirun.





0 Tanggapan
Empty Comments