Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (HW) SMA Muhammadiyah 1 Sumenep menggelar kegiatan perkemahan pada Jumat–Sabtu (23–24/10/2026).
Kegiatan ini menjadi sarana pembinaan karakter, penguatan nilai-nilai keislaman, serta pengembangan jiwa kepemimpinan dan kemandirian peserta didik.
Mengusung semangat “Berakhlak, Berilmu, Beramal”, kegiatan ini dikemas melalui berbagai aktivitas edukatif dan kepanduan untuk membentuk kader muda Muhammadiyah yang disiplin, tangguh, bertanggung jawab, serta memiliki kepedulian sosial.
Pimpinan Qobilah Hizbul Wathan SMA Muhammadiyah 1 Sumenep, Ramanda Herman ST MKom menyampaikan pesan agar kegiatan kepanduan menjadi momentum kebangkitan semangat Hizbul Wathan di kalangan generasi muda.
Ia menekankan pentingnya mengamalkan semboyan “Sedikit Bicara, Banyak Bekerja” sebagai pedoman dalam berorganisasi dan menjalankan pengabdian.
Tanamkan Semangat Jenderal Sudirman
Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan kader-kader tangguh yang memiliki semangat juang seperti Jenderal Sudirman muda.
“Sosok Jenderal Sudirman menjadi inspirasi dalam menanamkan keberanian, kedisiplinan, keteguhan prinsip, jiwa kepemimpinan, dan pengorbanan untuk kepentingan bangsa” terang Herman.
“Nilai-nilai tersebut diharapkan tumbuh dalam diri setiap anggota Hizbul Wathan” tambahnya.
Di sisi lain, Pembina Hizbul Wathan, Ramanda Ahmad Riadi SPd MH bersama pelatih Ramanda Arman SPd, turut mendampingi proses pembinaan dan pengembangan potensi peserta selama kegiatan berlangsung.
Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta, pendirian tenda, dan dinamika kelompok.
Peserta kemudian mengikuti materi kepanduan, salat berjamaah, apel pembukaan, pawai obor, apel unggun, dan pentas seni.
Berbagai aktivitas tersebut menjadi sarana melatih kerja sama, keberanian, kreativitas, serta mempererat ukhuwah antarsesama anggota.
Pada Sabtu dini hari, kegiatan dilanjutkan dengan salat tahajud, salat Subuh berjamaah, dan kultum. Peserta selanjutnya mengikuti senam pagi, outbound, permainan edukatif, penjelajahan, bakti sosial, dan kebersihan lingkungan sebelum memasuki apel penutupan serta pengukuhan anggota baru Dewan Kerabat.
Salah satu bagian penting dalam kegiatan ini adalah ajang refleksi, yaitu kesempatan bagi peserta untuk mengevaluasi pengalaman, mengambil pelajaran dari setiap aktivitas, serta memperbaiki sikap dan perilaku.
Melalui refleksi, peserta diajak memahami bahwa kepanduan bukan sekadar keterampilan berkemah, melainkan proses membentuk pribadi yang disiplin, mandiri, bertanggung jawab, dan siap mengabdi.
Melalui kegiatan perkemahan ini, Hizbul Wathan SMA Muhammadiyah 1 Sumenep diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang berakhlak mulia, berilmu, beramal, serta siap menjadi pemimpin masa depan yang bermanfaat bagi sekolah, persyarikatan Muhammadiyah, bangsa, dan masyarakat.
Sedikit bicara, banyak bekerja. Berakhlak, berilmu, beramal. Dari Hizbul Wathan, tumbuh kader tangguh dan pemimpin masa depan.






0 Tanggapan
Empty Comments