Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Ketika Pengajian ‘Jumpa’ Membahas Perjumpaan Hamba dengan Tuhannya

Iklan Landscape Smamda
pwmu.co -
KH Hami Mujadid Al-Arsyad di hadapan jamaah Pengajian Jumpa PCM Babat Lamogan (foto Hilma Sueb)

PWMU.CO – KH Hami Mujadid Al-Arsyad menyatakan bahwa banyak orang yang tidak jelas ‘padangannya’ pada Allah. “Banyak orang yang gak cetho (tidak jelas) tentang Allah. Buktinya, banyak orang yang mencari harta bukan karena Allah, tapi karena hawa nafsu.”

Kyai dari Solo itu menyampaikan hal itu dalam Pengajian Jumpa, akronim Pengajian Jumat Pagi, yang diselenggarakan Majelis Tabligh Pimpinan Cabang Muhammadiyah Babat, di Masjid Taqwa, Babat, Lamongan, (17/2).

(Baca: Jauhi Bicara Khilafiyah, Mari Bersatu Selamatkan Negeri, Pesan KH Dawam Sholeh pada Warga Muhammadiyah Babat)

“Seperti yang dilakukan Dimas Kanjeng Taat Pribadi itu. Jelas dia tidak taat kepada  Allah, tapi taat pada pribadinya sendiri,” kata Hami, yang disambut hadirin dengan ger-gerrrran.  Karena itu, ujar Hami, orang yang ingin berjumpa dengan Allah untuk  mempetoleh surga-Nya, harus beramal shaleh dan tidak berbuat syrik.

Menurutnya, ada tiga orang yang akan diseret ke neraka karena beramal bukan  karena Allah. “Pertama orang yang mati dalam peperangan fi sabilillah, dengan niat agar ia dianggap sebagai pahlawan,” jelas dia.

(Baca juga: Di Pengajian JUMPA, Ibu-Ibu dan Bapak-Bapak Ini Diajak Gemar Membaca dan Menulis)

Kedua, kata Hami, orang yang sering membaca Alquran dan rajin menuntut ilmu serta senantiasa mengajarkan pada orang lain. Tapi niatnya agar disebut orang pinter dan alim, qari pula. Jadi bukan karena Allah. “Ketiga, orang yang menginfakkan hartanya agar disebut dermawan,” tuturnya.

Iklan Landscape UM SURABAYA

“Ketiga kelompok orang tersebut, akan diiseret ke neraka karena telah berbuat syirik,” kata Hami sambil mengatakan bahwa tindakan korupsi, manipulasi, dan rekayasa untuk kebatilan  termasuk dalam lingkaran syirk.

Peserta usai Pengajian Jumpa. Masjid Taqwa dikelilingi oleh SMP Muhammadiyah 1, SD Muhammadiyah 1, dan TK ABA VI (foto Hilman Sueb)

Pengajian yang berlangsung satu jam itu terasa hanya setengah jam, karena uraian dan gaya Kyai Hami yang memukau. “Tampaknya pengajian pagi ini cukup menghibur,” ujar H Juma’in, Ketua Pengajian Jumpa.

Ketua Majlis Tabligh PCM Babat Abdul Rohim menagatakan, pengajian yang diadakan sejal Agustus 2000 ini digagas untuk syiar Islam sekaligus merekatkan Ranting Muhammadiyah di Babat. “Bahkan pengajian ini juga dihadiri jamaah di luar Kecamatan Babat,” kata Rohim.

Hadir pada pengajian ini Wakil Ketua PDM Lamongan H Abd Hamid Muhanan Lc, Ketua PCM Babat Drs H Abd Ghafar, dan KH Khoirul  Huda. (Hilman Sueb)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu