Mengawali pekan dengan semangat berbagi, RSU Muhammadiyah Ponorogo kembali menunjukkan komitmennya terhadap aksi kemanusiaan. Pada Senin pagi (30/03/2026), suasana rumah sakit tampak lebih hidup dari biasanya.
Sejak pukul 08.00 WIB, puluhan karyawan antusias mengantre untuk mengikuti kegiatan donor darah rutin yang diselenggarakan bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Ponorogo.
Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas medis, melainkan langkah strategis dalam menjaga ketersediaan stok darah di Bumi Reog. Mengingat kebutuhan darah yang fluktuatif dan sering kali mendesak, kolaborasi antara fasilitas kesehatan dan PMI menjadi kunci penting dalam menyelamatkan nyawa pasien.
Teladan dari Internal Rumah Sakit
Direktur Utama RSU Muhammadiyah Ponorogo, Barunanto Ashadi, yang memantau langsung jalannya kegiatan, menegaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk dedikasi civitas hospitalia di luar tugas medis sehari-hari.
“Sinergi ini adalah langkah konkret kami bersama PMI Ponorogo untuk memastikan kebutuhan darah masyarakat dapat tercukupi dengan cepat dan tepat. Kami ingin karyawan tidak hanya melayani pasien melalui tindakan medis, tetapi juga melalui tetesan darah yang mereka donorkan,” ujarnya.
Penting bagi Semua Generasi
Bagi generasi muda, donor darah menjadi simbol gaya hidup sehat yang positif. Selain membantu sesama, donor darah secara rutin juga bermanfaat bagi kesehatan, seperti membantu regenerasi sel darah merah dan menjaga kesehatan jantung. Ini menjadi cara sederhana untuk berkontribusi sebagai “pahlawan kemanusiaan”.
Sementara bagi orang tua dan masyarakat umum, kegiatan ini memberikan rasa aman. Ketersediaan stok darah yang terjaga di PMI menjadi jaminan kesiapsiagaan dalam menghadapi kondisi darurat medis bagi keluarga tercinta.
Melalui kegiatan ini, RSU Muhammadiyah Ponorogo dan PMI Ponorogo tidak hanya menjaga stok darah, tetapi juga menumbuhkan semangat kepedulian sosial di tengah masyarakat.





0 Tanggapan
Empty Comments