Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Profesor Setyo Budi Loloskan Dua Varietas Tebu Unggul Nasional, Dukung Swasembada Gula Indonesia

Iklan Landscape Smamda
Profesor Setyo Budi Loloskan Dua Varietas Tebu Unggul Nasional, Dukung Swasembada Gula Indonesia
Prof. Setyo Budi (inset) dari UMG berhasil meloloskan dua varietas tebu unggul nasional hasil riset 13 tahun. Inovasi ini diharapkan mendukung peningkatan produktivitas tebu dan program swasembada gula Indonesia. (Agung Surianto/PWMU.CO)
pwmu.co -

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan akademisi Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG). Prof. Dr. Setyo Budi, M.P., dosen Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian UMG. Selama bertahun-tahun menekuni riset tanaman tebu, akhirnya berhasil meloloskan dua varietas klon tebu unggul dalam Sidang Pelepasan Varietas Tanaman Perkebunan Semester I Tahun 2026 oleh Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Sidang pelepasan varietas tersebut berlangsung pada 4–5 Juni 2026 di Balai Besar Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (BBPMKP) Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dalam forum tersebut, Prof. Setyo Budi mempresentasikan hasil penelitiannya melalui makalah berjudul “Usulan Pelepasan Klon-Klon Unggul Harapan Tebu Masak Awal-Tengah dan Tengah-Lambat Berproduktivitas Tinggi untuk Mendukung Swasembada Gula Nasional.”

Dalam proses penilaian, hasil penelitian Prof. Setyo Budi ini mengalami pengujian secara ketat oleh 21 penguji yang terdiri atas pakar tanaman perkebunan dari Institut Pertanian Bogor, peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional, pakar statistik, Direktur TPV, serta tim dari Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian RI.

Setelah melalui sesi pemaparan dan sidang tertutup tim penilai, keputusannya, dua dari tujuh varietas klon tebu yang diusulkan dinyatakan lolos dan layak dilepas sebagai varietas unggul.

Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UMG, Prof. Dr. Yudhi Arifani, M.Pd., yang hadir mendampingi Prof. Setyo Budi beserta tim peneliti, mengaku haru dan bangga atas capaian tersebut.

“Prestasi ini merupakan hasil kerja keras dan dedikasi panjang selama kurang lebih 13 tahun penelitian. Prof. Setyo Budi menjadi satu-satunya profesor dari perguruan tinggi di Indonesia yang secara konsisten meneliti dan berhasil melahirkan klon tebu unggul hingga memperoleh pengakuan pada tingkat nasional. Ini adalah pencapaian yang luar biasa dan patut menjadi inspirasi bagi dosen peneliti lainnya di UMG,” ujarnya.

Sementara itu, Prof. Setyo Budi mengungkapkan rasa syukur atas hasil capaiannya ini. Meski hanya dua varietas yang lolos dari tujuh varietas yang dia ajukan, capaian tersebut menjadi langkah penting dalam perjalanan panjang pengembangan tebu unggul nasional.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas dukungan seluruh civitas akademika UMG, pimpinan universitas, serta mitra penelitian, yakni PT Sinergi Gula Nusantara, PTPN I Regional 4, dan BBPPTP Surabaya. Dua varietas yang telah disetujui untuk dilepas kami beri nama Varietas JW01 UMG NX dan Varietas SB11 UMG NX,” jelasnya.

SMPM 5 Pucang SBY

Menurutnya, kedua varietas tersebut merupakan hasil penelitian berkelanjutan dengan maksud untuk menghasilkan tebu dengan produktivitas lebih tinggi serta memiliki ketahanan yang lebih baik terhadap serangan hama dan penyakit tanaman.

Harapannya, kedua varietas unggul tersebut mampu mendukung peningkatan produksi gula nasional sekaligus memperkuat program swasembada gula yang tengah pemerintah galakkan.

Di tempat terpisah, Rektor UMG, Prof. Khoirul Anwar, M.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas raihan prestasi salah satu profesor terbaik UMG tersebut.

“Atas nama Universitas Muhammadiyah Gresik, kami mengucapkan syukur kepada Allah SWT atas capaian yang luar biasa ini. Prestasi Prof. Setyo Budi semakin memperkuat posisi UMG sebagai kampus unggul yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa. Khususnya dalam mendukung program swasembada gula nasional,” tuturnya.

Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi UMG, tetapi juga memberikan harapan baru bagi sektor perkebunan tebu Indonesia.

Melalui inovasi varietas unggul hasil riset perguruan tinggi, upaya meningkatkan produktivitas dan ketahanan tanaman tebu semoga semakin mampu menjawab tantangan kebutuhan gula nasional di masa depan.***

Revisi Oleh:
  • Notonegoro - 05/06/2026 06:35
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu