Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Ketua PWM Jatim Resmi Buka Fashmu III: Wujudkan Ruang Ramah Anak dan Cetak Generasi Berkemajuan

Iklan Landscape Smamda
Ketua PWM Jatim Resmi Buka Fashmu III: Wujudkan Ruang Ramah Anak dan Cetak Generasi Berkemajuan
Prof. Sukadiono saat resmi membuka Fashmu 3 dengan pemukulan Gong. (Alfain Jalaluddin Ramadlan/PWMU.CO)
pwmu.co -

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Prof. Dr. dr. Sukadiono, M.M., secara resmi membuka Festival Anak Sholeh Muhammadiyah (Fashmu) III yang diselenggarakan Majelis Tabligh PWM Jawa Timur di Universitas Muhammadiyah Lamongan (Umla), Sabtu (25/7/2026).

Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong sebagai simbol dimulainya rangkaian FASHMU III yang diikuti peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Prof. Sukadiono mengapresiasi konsistensi Majelis Tabligh PWM Jawa Timur yang terus menyelenggarakan Festival Anak Sholeh setiap tahun. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam pembinaan karakter anak sekaligus mendukung program pemerintah tentang pembangunan lingkungan yang ramah anak.

“Festival Anak Sholeh Muhammadiyah ini sejalan dengan program pemerintah dalam mewujudkan gerakan ramah anak. Kegiatan ini bukan hanya meningkatkan kualitas anak-anak kita, tetapi juga menghadirkan ruang yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi mereka untuk tumbuh dan berkembang,” ujarnya.

Ia menilai Fashmu bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan media strategis untuk membentuk generasi Islam yang berakhlak mulia, berprestasi, dan memiliki semangat ber-Muhammadiyah sejak usia dini.

Pada kesempatan itu, Prof. Sukadiono juga memberikan apresiasi kepada Universitas Muhammadiyah Lamongan yang dinilainya berkembang sangat pesat dalam waktu yang relatif singkat.

“Perkembangan Umla sungguh luar biasa. Sejak berdiri pada 2019, kampus ini menunjukkan akselerasi yang sangat baik, baik dari sisi infrastruktur maupun pengembangan program studi. PWM Jawa Timur memberikan apresiasi yang tinggi atas capaian tersebut,” katanya.

Ia pun menyampaikan dukungan terhadap rencana Umla membuka Fakultas Kedokteran pada tahun mendatang. Menurutnya, PWM Jawa Timur siap memberikan dukungan sesuai kewenangan yang dimiliki agar cita-cita tersebut dapat terwujud.

Konsep Otomatis
Prof. Sukadiono saat memberikan sambutan dalam pembukaan Fashmu ke-3 PWM Jawa Timur. (Alfain Jalaluddin Ramadlan/PWMU.CO)

Prof. Sukadiono juga mengajak seluruh kader Muhammadiyah untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi Persyarikatan. Menurutnya, setiap pengabdian yang dilakukan dengan tulus akan menghadirkan keberkahan dalam kehidupan.

SMPM 5 Pucang SBY

“Yakinlah, ketika kita sungguh-sungguh mengurus Muhammadiyah, insyaallah Allah akan sungguh-sungguh mengurus kehidupan kita. Karena itu, mari terus berkontribusi dengan penuh keikhlasan. Keberkahan akan datang kepada mereka yang ikhlas berjuang untuk Persyarikatan,” pesannya.

Ia turut memberikan penghargaan kepada seluruh panitia, guru, dan pendamping yang telah mendampingi peserta sejak dini hari demi menyukseskan Fashmu III.

“Saya yakin semua yang hadir hari ini berangkat dengan penuh keikhlasan. Semoga seluruh pengorbanan yang diberikan menjadi amal saleh dan mendapatkan balasan terbaik dari Allah SWT,” tuturnya.

Menutup sambutannya, Prof. Sukadiono berharap Festival Anak Sholeh Muhammadiyah dapat terus diselenggarakan secara bergilir di berbagai perguruan tinggi Muhammadiyah di Jawa Timur sehingga manfaatnya semakin luas.

“Semoga tahun depan Fashmu kembali terselenggara di kampus Muhammadiyah lainnya. Dengan demikian, semangat membina generasi Qurani dan kader Muhammadiyah dapat terus tumbuh di seluruh Jawa Timur,” harapnya.

Dengan mengucapkan “Bismillahirrahmanirrahim“, Prof. Sukadiono kemudian meresmikan pembukaan Festival Anak Sholeh Muhammadiyah (FASHMU) III Tahun 2026 yang ditandai dengan pemukulan gong, disambut tepuk tangan meriah dari seluruh peserta dan tamu undangan. (*)

Revisi Oleh:
  • Nadjib Hamid - 25/07/2026 09:59
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu