Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Potret Perempuan Hebat di Jalanan Antar Mahasiswa UMM Raih Juara 1 Fotografi Peksimida Jawa Timur 2026

Iklan Landscape Smamda
Potret Perempuan Hebat di Jalanan Antar Mahasiswa UMM Raih Juara 1 Fotografi Peksimida Jawa Timur 2026
pwmu.co -

Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), M. Musthofa Kamal, berhasil meraih Juara 1 Cabang Fotografi pada Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) Jawa Timur 2026 yang berlangsung pada 7–14 Juli 2026.

Prestasi tersebut diraih melalui karya fotografi dokumenter bertajuk “Perempuan Hebat di Jalanan”, yang berhasil mengungguli lebih dari 30 delegasi perguruan tinggi se-Jawa Timur. Kemenangan ini sekaligus mengantarkan Musthofa menjadi wakil Jawa Timur pada ajang Pekan Seni Mahasiswa Nasional (PEKSIMINAS).

Potret Perempuan Hebat di Jalanan Antar Mahasiswa UMM Raih Juara 1 Fotografi Peksimida Jawa Timur 2026
Potret Perempuan Hebat di Jalanan Antar Mahasiswa UMM Raih Juara 1 Fotografi Peksimida Jawa Timur 2026

Dalam kompetisi bertema besar Kota Pahlawan, Musthofa memilih mengangkat sisi humanis kehidupan masyarakat urban melalui sosok Ibu Sari Sarigen, pedagang gorengan asal Lamongan yang telah merantau ke Surabaya sejak 1987.

Melalui bidikan kameranya, ia merekam perjuangan Ibu Sari yang menjadi orang tua tunggal setelah ditinggal suaminya pada 1990. Sejak saat itu, perempuan tangguh tersebut tetap bertahan berjualan di kawasan Kota Tua Surabaya demi membesarkan anak semata wayangnya.

Dengan penghasilan sekitar Rp100 ribu per hari, Ibu Sari terus bekerja keras hingga kini, meskipun anaknya telah dewasa. Baginya, bekerja secara mandiri merupakan bentuk kemandirian agar tidak bergantung pada orang lain secara ekonomi.

Musthofa mengatakan, sosok Ibu Sari merepresentasikan semangat pantang menyerah di tengah kerasnya kehidupan kota.

Ia mengungkapkan, fotografi dokumenter tidak hanya mengandalkan kemampuan teknis, tetapi juga membutuhkan kedekatan emosional dengan subjek yang dipotret.

Sebelum mengambil gambar, ia terlebih dahulu berbincang dan bahkan ikut membantu Ibu Sari berjualan agar mampu memahami cerita di balik perjuangan yang dijalaninya.

“Pelajaran paling berkesan dari sosok beliau adalah bagaimana seseorang harus mampu berdiri di atas kaki sendiri tanpa merepotkan orang lain, serta pantang menyerah menghadapi kerasnya jalan hidup yang penuh misteri,” ujarnya.

Keberhasilan di tingkat provinsi tersebut juga tidak lepas dari dukungan Universitas Muhammadiyah Malang.

SMPM 5 Pucang SBY

Setelah menjadi juara pada Rektor Cup UMM 2025, Musthofa memperoleh pendampingan intensif sekaligus pembiayaan penuh dari kampus untuk mengikuti Peksimida Jawa Timur.

Kemampuan teknis dan kepekaan sosialnya juga terus berkembang melalui pembelajaran berbasis proyek di Program Studi Ilmu Komunikasi serta keterlibatannya di Unit Kegiatan Mahasiswa Jurnalistik Fotografi Club (JUFOC) UMM.

“Keunggulan iklim perkuliahan di Kampus Putih adalah mahasiswa sangat didorong pada implementasi praktik lapangan. Mahasiswa tidak sekadar menelan teori di kelas, melainkan langsung mengasah keahlian teknis secara nyata,” paparnya.

Prestasi di Peksimida Jawa Timur semakin melengkapi rekam jejak Musthofa di bidang fotografi. Sebelumnya, ia juga berhasil meraih tiga gelar juara pada kejuaraan fotografi nasional di Cirebon.

Kini, mahasiswa Ilmu Komunikasi UMM tersebut tengah mempersiapkan diri untuk tampil di ajang PEKSIMINAS sebagai wakil Provinsi Jawa Timur.

Ia pun berpesan kepada mahasiswa agar tidak membatasi proses belajar hanya di ruang kelas, melainkan aktif membangun relasi dan mengembangkan keterampilan di lapangan.

“Perkuliahan itu bukan hanya tentang datang ke kelas. Mahasiswa harus proaktif menjalin relasi dan mengasah soft skill secara nyata di lapangan agar tidak tertinggal oleh cepatnya perkembangan zaman,” tegasnya.

Revisi Oleh:
  • Satria - 25/07/2026 10:47
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu