Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Mahasiswa BBM UM Laksanakan Pengabdian di Desa Kebalandono, Tingkatkan Kualitas Pembelajaran di Sekolah

Iklan Landscape Smamda
Mahasiswa BBM UM Laksanakan Pengabdian di Desa Kebalandono, Tingkatkan Kualitas Pembelajaran di Sekolah
Mahasiswa BBM UM Laksanakan Pengabdian di Desa Kebalandono, Tingkatkan Kualitas Pembelajaran di Sekolah. (Istimewa/PWMU.CO)
pwmu.co -

Kehadiran mahasiswa Belajar Bersama Masyarakat (BBM) Universitas Negeri Malang (UM) mendapat sambutan positif dari Persyarikatan maupun Pemerintah Desa Kebalandono, Kecamatan Babat Lamongan.

Berbagai program kerja yang dijalankan dinilai memberikan manfaat, terutama dalam bidang pendidikan, sehingga turut membantu meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di desa tersebut. Mereka melaksanakan BBM dengan waktu efektif selama 45 hari yakni mulai tanggal 14 Juni sampai 28 Juli 2026.

Salah satu kegiatan yang menjadi fokus mahasiswa BBM adalah program pengajaran di TK Aisyiyah Kebalandono Babat. Setiap hari, mulai pukul 07.30 hingga 09.30 WIB, para mahasiswa mendampingi proses pembelajaran dengan metode yang kreatif dan menyenangkan.

Di kelas TK A, Annisa Nurlaila mengajak siswa mengembangkan kreativitas melalui kegiatan menghias rambut dan melukis wajah (face painting). Sementara itu, di kelas TK B, Muhammad Nur Husain menyampaikan materi tentang pengenalan jenis kelamin sebagai bagian dari pembelajaran dasar bagi anak usia dini.

Adapun di kelas PAUD, Ilma Nur Briliani memberikan pembelajaran motorik dan kreativitas melalui kegiatan merobek kertas serta permainan estafet gelang yang dikemas secara edukatif dan interaktif.

Setelah kegiatan di TK Aisyiyah, para mahasiswa melanjutkan pengabdian di MIM 01 Kebalandono Babat mulai pukul 10.10 WIB. Mereka mendampingi proses pembelajaran bagi siswa kelas 2 hingga kelas 6 sekaligus melaksanakan program kerja unggulan bertajuk “Misi Ceria”.

Program tersebut menghadirkan inovasi media pembelajaran Bahasa Indonesia. Di kelas 2, mahasiswa menggunakan media kartu edukatif untuk meningkatkan kemampuan membaca dan memahami materi. Sementara di kelas 3, pembelajaran dikemas melalui media audio visual sehingga siswa lebih mudah memahami materi sekaligus meningkatkan minat belajar.

SMPM 5 Pucang SBY

Koordinator mahasiswa BBM UM menyampaikan bahwa seluruh program dirancang agar proses belajar menjadi lebih menarik, interaktif, dan mampu meningkatkan partisipasi siswa di dalam kelas.

Melalui program Belajar Bersama Masyarakat (BBM), Universitas Negeri Malang terus mendorong mahasiswanya untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan secara langsung di tengah masyarakat. Diharapkan, kehadiran mahasiswa tidak hanya memberikan pengalaman belajar bagi peserta didik, tetapi juga mempererat hubungan antara perguruan tinggi dengan masyarakat dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Desa Kebalandono Babat Lamongan

Kepala TK Aisyiyah Kebalandono Babat Miftakur Rohmah, S.Pd mengapresiasi kehadiran mahasiswa BBM Universitas Negeri Malang yang telah memberikan warna baru dalam proses pembelajaran di sekolah.

Lanjutnya, kami sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada adik-adik mahasiswa BBM Universitas Negeri Malang. Kehadiran mereka memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi anak-anak. Metode pembelajaran yang kreatif, seperti face painting, menghias rambut, permainan edukatif, dan berbagai aktivitas motorik membuat anak-anak lebih antusias mengikuti kegiatan belajar.

“Semoga ilmu dan pengalaman yang dibagikan menjadi amal kebaikan serta membawa manfaat bagi dunia pendidikan, khususnya di TK Aisyiyah Kebalandono Babat,” pungkasnya. (*)

Revisi Oleh:
  • Nadjib Hamid - 25/07/2026 06:58
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu