Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

KH. Shodikin: Fashmu Siapkan Generasi Bertauhid dan Berdaya Saing

Iklan Landscape Smamda
KH. Shodikin: Fashmu Siapkan Generasi Bertauhid dan Berdaya Saing
KH. Shodikin saat memberikan sambutan dalam pembukaan Fashmu ke-3 PWM Jawa Timur. (Alfain Jalaluddin Ramadlan/PWMU.CO)
pwmu.co -

Festival Anak Sholeh Muhammadiyah (Fashmu) III bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi menjadi ikhtiar Muhammadiyah dalam menyiapkan generasi bertauhid, berkarakter, sekaligus memiliki kompetensi menghadapi tantangan zaman.

Pesan tersebut disampaikan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan, Dr. Drs. KH. Shodikin, M.Pd., saat membuka Fashmu III yang digelar Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur di Universitas Muhammadiyah Lamongan, Sabtu (25/7/2026).

Dalam sambutannya, KH Shodikin menegaskan bahwa pembangunan generasi tidak cukup hanya mengandalkan program pemerintah. Peran keluarga, sekolah, dan organisasi keagamaan seperti Muhammadiyah menjadi faktor penting dalam membentuk karakter anak sejak dini.

“Festival Anak Sholeh bukan sekadar perlombaan, tetapi bagian dari ikhtiar kita mempersiapkan kader-kader masa depan yang lebih baik dari generasi sekarang,” ujarnya.

Menurutnya, pendidikan karakter harus dimulai dari penguatan akidah. Ia mengajak para orang tua menjadikan kisah Nabi Ya’qub dan Nabi Ibrahim sebagai teladan dalam mendidik anak-anak.

KH Shodikin mengingatkan bahwa warisan paling berharga yang diberikan kepada generasi penerus bukanlah harta benda, melainkan keimanan dan ketauhidan.

“Ketika Nabi Ya’qub menjelang wafat, yang beliau tanyakan kepada anak-anaknya bukan tentang harta, tetapi siapa yang akan mereka sembah setelah beliau tiada. Begitu pula Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail yang mewariskan komitmen tauhid kepada generasi berikutnya. Inilah yang harus kita jaga, yaitu akidah dan tauhid anak-anak kita,” tuturnya.

Selain membangun fondasi keimanan, anak-anak juga harus dipersiapkan memiliki kompetensi agar mampu bersaing di masa depan.

“Hidup adalah kompetisi. Dan pemenangnya adalah mereka yang memiliki kompetensi. Karena itu, kompetensi harus dipersiapkan sejak sekarang agar anak-anak kita mampu menghadapi tantangan masa depan,” tegasnya.

Mewakili Bupati Lamongan sekaligus Pemerintah Kabupaten Lamongan, KH Shodikin juga menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Lamongan sebagai tuan rumah Fashmu III. Ia menilai Lamongan layak menjadi lokasi penyelenggaraan kegiatan tersebut karena memiliki kultur religius yang kuat.

SMPM 5 Pucang SBY

Berdasarkan data kependudukan, Lamongan memiliki sekitar 1,34 juta penduduk dengan sekitar 99,6 persen beragama Islam. Selain itu, kabupaten yang memiliki garis pantai sekitar 45 kilometer di pesisir Laut Jawa tersebut dikenal memiliki kehidupan keagamaan yang tumbuh subur di tengah masyarakat.

“Lamongan sangat layak menjadi tempat penyelenggaraan Fashmu karena masyarakatnya memiliki kehidupan keagamaan yang sangat kuat,” katanya.

Pada kesempatan itu, ia juga memperkenalkan sejumlah program unggulan Pemerintah Kabupaten Lamongan, di antaranya pendidikan berkualitas dan gratis bagi masyarakat yang membutuhkan, layanan kesehatan Home Care Service, pembangunan infrastruktur melalui program Jalan Mantap dan Mulus Lamongan (Jamula), Lamongan Menyala melalui pemasangan lampu penerangan jalan, UMKM Naik Kelas, hingga Gerakan Lamongan Menghafal Al-Qur’an (GLMQ).

Menurutnya, seluruh program tersebut bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus kesejahteraan masyarakat. Namun, keberhasilan pembangunan tetap memerlukan dukungan lembaga pendidikan dan organisasi kemasyarakatan dalam membentuk karakter generasi muda.

Mengawali sambutannya, KH Shodikin menyapa para peserta dengan pantun yang mengundang tepuk tangan hadirin.

“Pergi ke Lamongan beli nasi goreng, dimakan bersama teman di pinggiran taman. Selamat datang di Kota Lamongan yang begitu indah dan cukup nyaman,” ucapnya.

Di akhir sambutan, ia berharap seluruh peserta dan pendamping merasa nyaman selama mengikuti Fashmu III di Lamongan. Ia juga mengundang para peserta untuk kelak melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Muhammadiyah Lamongan.

“Semoga seluruh peserta merasa betah di Lamongan dan suatu saat nanti kembali lagi untuk menempuh pendidikan di Universitas Muhammadiyah Lamongan,” pungkasnya. (*)

SD Kreatif
Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu