SMP Muhammadiyah 11 Surabaya menggelar Purnasiswa Kelas IX Tahun Ajaran 2025-2026 di Aula AR Fachruddin SD Muhammadiyah 11 Surabaya, Sabtu (6/6/2026). Sebanyak 105 siswa mengikuti prosesi pelepasan yang berlangsung khidmat, meriah, dan penuh haru.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 11.30 WIB tersebut mengusung tema “Terbang Tinggi Meraih Mimpi, Membawa Bekal Ilmu dan Budi Pekerti”. Acara dipimpin oleh Syaekhul Qohar Amin, S.Pd., selaku Ketua Panitia yang juga menjabat sebagai Kaur Kesiswaan SMP Muhammadiyah 11 Surabaya.
Prosesi purnasiswa berlangsung tertib dengan rangkaian acara yang meliputi pengukuhan siswa, sambutan, tausiah, penyampaian kesan dan pesan, hingga pemberian penghargaan kepada siswa berprestasi.
Kepala SMP Muhammadiyah 11 Surabaya, Lanang Santoso, S.Pd., dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur atas perjalanan pendidikan yang telah dilalui para siswa selama tiga tahun.
Menurutnya, banyak pengalaman dan kenangan berharga yang telah terukir selama menempuh pendidikan di sekolah yang dikenal dengan sebutan Muven tersebut.
“Semoga ilmu yang telah didapatkan oleh para siswa selama ini bisa berguna bagi masa depan mereka,” imbuh guru Matematika itu.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Wakil Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Krembangan Bidang Dikdasmen, H. Sutikno, S.Sos., M.H. Ia mengajak seluruh hadirin mengenang perjalanan para siswa sejak pertama kali menginjakkan kaki di SMP Muhammadiyah 11 Surabaya.
“Burung tidak bisa terbang tinggi kecuali memakai dua sayap. Sayap kalian adalah ilmu dan akhlak,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara orang tua dan guru dalam mendampingi perkembangan anak. Menurutnya, kelulusan bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal dari perjuangan yang lebih besar untuk meraih masa depan.
Pentingnya Adab dan Akhlak
Tausiah purnasiswa disampaikan oleh Ketua PCM Krembangan, Akhwan Hamid, S.Pd., M.Pd.I. Dalam ceramahnya, ia mengawali dengan mengutip Surah Al-Mujadilah ayat 11 yang menjelaskan keutamaan ilmu dan orang-orang yang beriman.
Ia mengingatkan bahwa ilmu yang tinggi harus disertai dengan akhlak yang baik agar bernilai di hadapan Allah SWT.
Mengutip nasihat Imam Malik, Akhwan Hamid menyampaikan, “Belajarlah adab sebelum ilmu.”
Menurutnya, adab dapat diwujudkan melalui sikap sederhana dalam kehidupan sehari-hari, seperti memperhatikan guru saat berbicara, menghormati orang tua, dan membiasakan diri menyapa sesama.
Di akhir tausiah, ia berpesan agar para alumni mampu menjadi pelopor kebaikan di tengah masyarakat serta senantiasa menjaga ibadah, khususnya shalat.
Suasana haru semakin terasa ketika perwakilan siswa dan wali murid menyampaikan kesan dan pesan. Livi Sabrina Putri yang mewakili siswa kelas IX menyampaikan rasa terima kasih kepada guru dan orang tua atas bimbingan yang diberikan selama masa pendidikan.
Ia juga mengenang berbagai pengalaman berharga bersama teman-teman yang telah menjadi bagian dari perjalanan selama tiga tahun di Muven.
Sementara itu, wali murid yang diwakili Ayah dari Altha Funnisa Bunga Zakaria menyampaikan rasa bangga dan syukur atas pencapaian para siswa. Ia berharap SMP Muhammadiyah 11 Surabaya terus melahirkan generasi yang unggul dan berkarakter.
Dalam kesempatan tersebut, sekolah juga memberikan penghargaan kepada siswa berprestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik. Untuk capaian nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) terbaik, penghargaan diberikan kepada:
- Peringkat 1: Azuryaning Syafiq Diansyah
- Peringkat 2: Alfaransyah Maha Dewi
- Peringkat 3: Marvin Armarello Hidayat
- Peringkat 4: Rajendra Affan Irsyad
Rangkaian purnasiswa kemudian ditutup dengan sesi foto bersama yang menjadi penanda berakhirnya masa belajar para siswa di SMP Muhammadiyah 11 Surabaya sekaligus awal perjalanan mereka menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi.





0 Tanggapan
Empty Comments