Ratusan siswa MI Muhammadiyah 25 Surabaya memenuhi bioskop Movimax Kaza City Mall Surabaya, Kamis (4/6/2026), untuk mengikuti kegiatan nonton bareng (nobar) film Children of Heaven. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembelajaran karakter yang dikemas melalui media film sekaligus mendukung program dakwah kultural yang digagas Muhammadiyah.
Kegiatan nobar ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program dakwah kultural yang diinisiasi oleh Lembaga Seni Budaya (LSB) PP Muhammadiyah bekerja sama dengan MD Pictures. Melalui kolaborasi tersebut, Muhammadiyah berupaya menghadirkan tontonan yang mengandung pesan moral dan nilai-nilai kemanusiaan bagi generasi muda.
Film dipilih sebagai salah satu media dakwah yang dapat menjangkau berbagai kalangan, khususnya generasi muda. Selain menyajikan hiburan, film juga dapat menjadi sarana penyampaian pesan kehidupan melalui cerita yang dekat dengan pengalaman sehari-hari.
Sebagai bentuk partisipasi dalam program tersebut, MI Muhammadiyah 25 Surabaya menyelenggarakan nobar dalam dua gelombang. Gelombang pertama dilaksanakan pada Kamis (4/6/2026) pukul 10.30–12.00 WIB dengan jumlah peserta sebanyak 360 siswa. Adapun gelombang kedua dijadwalkan berlangsung pada Senin, 8 Juni 2026, pukul 10.00 WIB hingga selesai dengan melibatkan 418 peserta.
Film Children of Heaven mengisahkan perjuangan Ali dan Zahra, dua bersaudara yang hidup dalam keterbatasan ekonomi. Hilangnya sepasang sepatu menjadi awal cerita yang memperlihatkan tanggung jawab, kasih sayang antarsaudara, serta usaha mereka dalam menghadapi berbagai kesulitan.

Kepala MI Muhammadiyah 25 Surabaya, Ferry Rismawan, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa film tersebut dapat menjadi media pembelajaran karakter bagi peserta didik.
“Film Children of Heaven sangat menginspirasi tentang sebuah perjuangan dan keistiqamahan dalam mencapai cita-cita dengan berlandaskan keimanan. Semoga melalui nobar ini dapat menjadi salah satu ikhtiar dalam membentuk karakter keshalihan siswa yang pada akhirnya mampu mewujudkan peradaban yang berkemajuan,” ujarnya.
Menurut Ferry, kegiatan nobar juga menjadi bagian dari upaya sekolah dalam menghadirkan pengalaman belajar yang lebih beragam bagi peserta didik melalui media yang dekat dengan kehidupan mereka.
Sementara itu, Wakil Kepala Madrasah, Fuadah, S.Pd., mengungkapkan apresiasinya terhadap antusiasme peserta selama kegiatan berlangsung.
“Hari ini Movimax Kaza terasa milik MI Muhammadiyah 25 Surabaya. Semangat dan kebersamaan yang terbangun menunjukkan bahwa pendidikan karakter dapat dilakukan dengan cara yang menyenangkan sekaligus bermakna,” tuturnya.
Selama pemutaran film, para siswa mengikuti alur cerita dengan penuh perhatian. Sejumlah siswa tampak terlibat secara emosional saat menyaksikan perjuangan Ali dan Zahra.
Salah satunya adalah Uwais, siswa kelas 1 MI Muhammadiyah 25 Surabaya.
“Saya sedih ketika Ali dan Zahra harus bergantian memakai sepatu. Saya juga terharu saat Ali mengikuti lomba lari. Ternyata dia juara satu, padahal dia hanya ingin juara tiga agar mendapatkan sepatu untuk adiknya, Zahra,” ungkapnya.
Kesan serupa juga disampaikan oleh salah seorang wali murid yang turut mendampingi kegiatan tersebut.
“Film ini sangat seru dan menyentuh. Saya teringat masa kecil ketika mendapatkan sepatu bukan perkara mudah. Namun yang paling penting bukan tentang sepatunya, melainkan bagaimana setiap cita-cita dan harapan harus diperjuangkan dengan sungguh-sungguh, penuh kesabaran dan kerja keras,” ujarnya.
Melalui kegiatan nobar ini, peserta didik diajak mengenal berbagai nilai kehidupan yang tergambar dalam kisah Ali dan Zahra, seperti tanggung jawab, kepedulian terhadap sesama, rasa syukur, serta semangat dalam menghadapi kesulitan.
Keluarga besar MI Muhammadiyah 25 Surabaya juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Dukungan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan program dakwah kultural Muhammadiyah yang memanfaatkan media film sebagai sarana edukasi dan pembentukan karakter peserta didik. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments