Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

KKN STAIM Paciran Dorong Keberanian Siswa Tamanprijek Berbicara di Depan Umum

Iklan Landscape Smamda
KKN STAIM Paciran Dorong Keberanian Siswa Tamanprijek Berbicara di Depan Umum
Dari Materi Menuju Keberanian: Belajar Public Speaking Bersama (Dwi Anggun Pratiwi/PWMU.CO)
pwmu.co -

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STAIM Paciran mengajak siswa kelas 4 hingga 6 MI NU Thoriqotul Hidayah Tamanprijek, Laren, Lamongan, berlatih berbicara di depan umum melalui edukasi public speaking, Ahad (9/8/2026).

Kegiatan yang digelar di masjid tersebut menghadirkan Moh. Faizal Muttaqin sebagai narasumber. Edukasi ini menjadi bagian dari program pengembangan soft skill mahasiswa KKN STAIM Paciran untuk membantu siswa mengenal dan mempraktikkan kemampuan komunikasi sejak dini.

Dalam kegiatan tersebut, siswa dikenalkan pada dasar-dasar public speaking, mulai dari keberanian memulai pembicaraan, memperkenalkan diri, menjaga kejelasan suara, hingga menyampaikan gagasan dengan percaya diri. Materi disampaikan menggunakan bahasa sederhana dan pendekatan yang disesuaikan dengan usia peserta.

Mahasiswa juga mengajak siswa memahami bahwa kemampuan berbicara di depan umum tidak hanya diperlukan ketika tampil di atas panggung. Kemampuan tersebut dapat digunakan dalam berbagai situasi sehari-hari, seperti berdiskusi, menyampaikan pendapat, bercerita, dan berkomunikasi dengan orang lain.

Siswa Praktik Berbicara di Depan Teman

Setelah mendapatkan materi, kegiatan dilanjutkan dengan permainan sekaligus praktik public speaking. Empat siswa mendapat kesempatan untuk maju ke depan dan berbicara singkat di hadapan teman-temannya.

Para siswa memulai praktik dengan memperkenalkan diri, kemudian menceritakan hal-hal yang mereka sukai. Beberapa siswa sempat terlihat malu dan gugup ketika pertama kali berdiri di depan. Namun, dukungan dari teman-teman dan suasana kegiatan yang santai membuat mereka perlahan lebih percaya diri.

Setiap siswa diberikan kesempatan untuk berbicara dengan gaya masing-masing. Praktik tersebut membuat suasana kegiatan berlangsung interaktif dan memberikan pengalaman langsung kepada peserta untuk mencoba berbicara di depan orang lain.

Narasumber kegiatan, Moh. Faizal Muttaqin, mengatakan kegiatan tersebut tidak ditujukan untuk menjadikan siswa sebagai pembicara yang langsung mahir. Menurutnya, hal yang lebih penting adalah memberikan pengalaman awal agar siswa berani mencoba.

SMPM 5 Pucang SBY

“Public speaking bukan hanya tentang berbicara di depan banyak orang dengan kata-kata yang sempurna, tetapi tentang keberanian untuk menyampaikan apa yang kita pikirkan dan apa yang ingin kita ceritakan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, rasa gugup merupakan hal yang wajar bagi anak yang baru belajar berbicara di depan umum. Karena itu, siswa perlu mendapatkan ruang untuk berlatih tanpa takut melakukan kesalahan.

“Tidak apa-apa jika masih gugup atau salah, karena keberanian tidak datang begitu saja, tetapi tumbuh ketika seseorang mau mencoba,” lanjut Faizal.

Program Berlanjut ke Jenjang Pendidikan Lain

Kegiatan edukasi public speaking tersebut menjadi salah satu program Divisi Pendidikan KKN STAIM Paciran. Setelah dilaksanakan di MI NU Thoriqotul Hidayah Tamanprijek, mahasiswa KKN juga merencanakan kegiatan serupa di SD Negeri Tamanprijek dan SMP NU Tamanprijek.

Program tersebut diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada lebih banyak pelajar di Desa Tamanprijek untuk mengenal sekaligus mempraktikkan kemampuan berbicara di depan umum sesuai jenjang pendidikan masing-masing.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN STAIM Paciran berupaya menghadirkan ruang belajar yang tidak hanya berisi penyampaian materi, tetapi juga memberikan pengalaman langsung kepada siswa. Dari keberanian memperkenalkan diri hingga menceritakan hal yang disukai, siswa diajak membangun kepercayaan diri dan kemampuan menyampaikan gagasan secara bertahap. (*)

Revisi Oleh:
  • Tanwirul Huda - 09/08/2026 21:35
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu