Setelah menjalankan berbagai program pengabdian selama kurang lebih satu bulan, mahasiswa KKN-02 STAIM Karangasem Paciran secara resmi mengakhiri kegiatan mereka di Desa Tamanprijek. Penutupan tersebut berlangsung pada Rabu (26/8/2026) di SMP NU Tamanprijek.
Malam perpisahan dikemas dalam suasana hangat dan meriah. Selain menjadi penanda berakhirnya masa pengabdian mahasiswa, kegiatan tersebut juga menjadi wadah apresiasi bagi masyarakat, lembaga pendidikan, serta seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan KKN selama bulan Agustus.
Acara diawali dengan penampilan sholawat dari ibu-ibu Fatayat, kemudian dilanjutkan dengan pembukaan dan menyanyikan lagu Indonesia Raya secara bersama-sama. Memasuki acara inti, sambutan disampaikan oleh Ketua KKN-02 STAIM Karangasem Paciran, Moh. Faizal Muttaqin, Dosen Pembimbing Lapangan Nur Kholis, serta Kepala Desa Tamanprijek, Khusnan.
Dalam sambutannya, Faizal menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya berbagai program yang sebelumnya hanya berupa rencana. Menurutnya, dukungan dan antusiasme masyarakat menjadi salah satu faktor penting keberhasilan seluruh kegiatan selama KKN berlangsung.
“Alhamdulillah, berbagai kegiatan yang sebelumnya hanya menjadi rencana akhirnya dapat terlaksana dengan baik. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga Tamanprijek atas dukungan dan semangat yang luar biasa. Malam ini memang menjadi penutupan KKN, tetapi kami berharap silaturahmi yang telah terjalin dapat terus berlanjut,” ujar Faizal.
Suasana semakin semarak dengan berbagai penampilan dari lembaga pendidikan di Desa Tamanprijek, di antaranya TK/KB NU Muslimat, SD Negeri Tamanprijek, MI NU Thoriqotul Hidayah, dan SMP NU Tamanprijek.
Momen Agenda Penutupan KKN
Pada kesempatan tersebut, panitia juga menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba Semarak Agustus serta memberikan cenderamata kepada lembaga pendidikan, perangkat desa, dan sejumlah pihak yang telah mendukung kegiatan KKN. Pemberian tersebut menjadi bentuk penghargaan dan terima kasih atas kerja sama yang terjalin selama mahasiswa melaksanakan pengabdian.
Salah satu momen yang paling dinantikan adalah penayangan aftermovie Karnaval HUT ke-81 Republik Indonesia dan perjalanan KKN. Dokumentasi tersebut menampilkan kembali berbagai kegiatan mahasiswa bersama masyarakat, mulai dari bidang pendidikan, sosial, keagamaan, pemberdayaan masyarakat, hingga kegiatan kemerdekaan.
Kepala Desa Tamanprijek, Khusnan, turut menyampaikan apresiasi terhadap mahasiswa KKN STAIM Karangasem Paciran. Ia menilai pelaksanaan KKN tahun ini memberikan warna baru dan meninggalkan kesan positif bagi masyarakat.
“Bagi kami, KKN tahun ini sangat membanggakan. Programnya banyak, besar, dan dapat berjalan dengan sukses. Kami sangat mengapresiasi seluruh kegiatan mahasiswa selama berada di Tamanprijek,” tuturnya.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan penampilan mahasiswa KKN dan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Mujia’an. Berakhirnya malam tersebut sekaligus menandai selesainya seluruh rangkaian pengabdian KKN-02 STAIM Karangasem Paciran di Desa Tamanprijek.
Meski masa pengabdian telah berakhir, berbagai cerita, pengalaman, dan hubungan yang terbangun selama satu bulan diharapkan tetap menjadi bagian dari silaturahmi antara mahasiswa dan masyarakat Tamanprijek. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments