PWMU.CO – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Gresik mengajak warga membangun hubungan positif dengan diri sendiri sebagai langkah awal peduli terhadap bumi.
Seruan welas diri untuk pemberdayaan seluruh anggota ibu-ibu PKK Desa Ganggang, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik telah terupayakan oleh 13 Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Gresik. Hal ini demi melahirkan kesadaran dan kepedulian lingkungan.
Mahasiswa KKN UMG percaya bahwa dengan menumbuhkan kasih sayang dan pengertian terhadap diri sendiri, individu akan lebih termotivasi untuk melahirkan kesadaran dan kepedulian lingkungan yang lebih besar atau yang dikenal dengan eco-behavior.
Fondasi Kuat Tindakan Positif
Program ini terancang untuk menunjukkan bahwa kesehatan mental dan emosional yang baik dapat menjadi fondasi kuat bagi tindakan positif terhadap lingkungan.
Melalui berbagai kegiatan edukatif dan interaktif, tim KKN UMG ini terdiri dari ketua Achmad Syauqi Al Munawwir. Kemudian dengan anggota:
- Putri Maulani Sri Prasasti,
- Achmad Cahya Handinata,
- Rahmat Isnaini,
- Julia Rahma Pancawati,
- Devina Hayu Novitriani,
- Rofikhotus Silviana Qur’ani Nur Ana,
- Fani Oktaviani Sapar,
- Siti Nur Azizatul Laelina,
- Nur Asiyah,
- Nur Aulia Rahmah Prayugo,
- Ferdiansya Darmawan, dan
- Aisyah Zahwa Salsabila
Di bawah Dosen Pembimbing Suaibatul Aslamiyah SAP MM, mereka menyerukan pentingnya meningkatkan self compassion (welas diri) pada ibu-ibu PKK untuk tidak hanya memahami konsepnya saja.
Tetapi juga bagaimana prinsip-prinsip tersebut dapat teraplikasikan dalam praktik sehari-hari guna membiasakan cinta diri sendiri serta menciptakan perilaku cinta lingkungan.
Mahasiswa psikologi Universitas Muhammadiyah Gresik, Putri Maulani Sri Prasasti, bertindak sebagai pemateri pada kegiatan tersebut. Ia berupaya menyadarkan pentingnya welas pada diri sendiri.
Sebanyak kurang lebih 35 ibu-ibu anggota PKK Desa Ganggang menghadiri mini workshop ini. Kegiatan ini menjadi penting karena segala bentuk perubahan dan pembiasaan perilaku baru di seluruh aspek kehidupan berangkat dari kesadaran untuk memperlakukan diri sendiri sebaik mungkin hingga memberikan yang terbaik untuk kesehatan lingkungan.
“Kita semua berhak tinggal di lingkungan yang nyaman bersama orang-orang yang saling support. Oleh karena itu mari kita bentuk lingkungan ini menjadi lebih nyaman dengan mengolah sampah yang ada sebaik mungkin dan tidak menjadikannya sebuah masalah” ujar Putri.
Undangan Tumbuhkan Welas Diri
Ketua KKN kelompok 08 Universitas Muhammadiyah Gresik, Achmad Syauqi Al Munawwir menuturkan bahwa kegiatan ini perlu terlaksana karena peran dan kesadaran dari warga Desa Ganggang adalah faktor utama.
“Setiap perubahan, terutama dalam membentuk kebiasaan baru, tentu membutuhkan pemahaman dan proses pembiasaan. Maka dari itu, kegiatan ini bukanlah sebuah paksaan, melainkan undangan bersama untuk menumbuhkan welas pada diri sendiri dan menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar” terangnya.
Sebab, lanjutnya, perjalanan menuju perubahan besar selalu bermula dari langkah-langkah kecil yang konsisten dan penuh makna. “Langkah kecil mungkin tak terdengar gemanya, tapi dari sanalah jejak-jejak besar masa depan bermula” tegasnya.
Kepala Desa Ganggang memberikan dukungan penuh untuk kegiatan ini. Program ini mengajak kalangan ibu-ibu PKK untuk membangkitkan kesadaran mereka sebagai motor penggerak warga turut mengupayakan kesehatan lingkungan.
Dengan demikian, harapannya ibu-ibu PKK dapat lebih memahami dan memperjuangkan hak warga untuk hidup di lingkungan yang bersih dan sehat.





0 Tanggapan
Empty Comments