Darul Arqam merupakan kegiatan rutin tahunan yang diselenggarakan lembaga pendidikan, baik formal maupun nonformal, sebagai bagian dari pembinaan ideologi dan penguatan komitmen keorganisasian. SD Muhammadiyah 5 Kota Malang turut menyelenggarakan kegiatan tersebut dengan melibatkan guru dari jenjang pendidikan lain dalam satu persyarikatan.
Dewan guru SD Muhammadiyah 5 Kota Malang berkolaborasi dengan dewan guru SMP Muhammadiyah 6 Kota Malang menggelar Darul Arqam yang bertempat di Gedung SD Muhammadiyah 05 Kota Malang Kampus II pada Sabtu (28/2/2026).
Program ini telah terjalin sejak beberapa tahun sebelumnya. Tujuan penyelenggaraan Baitul Arqam adalah untuk mempererat silaturahmi dan saling mengenal antarguru sekolah Muhammadiyah, khususnya antara SD Muhammadiyah 05 dan SMP Muhammadiyah 6 Kota Malang.
Darul Arqam tahun ini mengusung tema “Meneguhkan Ideologi Menuju Profesionalitas Guru Sekolah Muhammadiyah”. Kegiatan tersebut diarahkan agar guru tidak hanya menjalankan tugas mengajar, tetapi juga mampu memberikan teladan kepada siswa serta berperan aktif dalam kegiatan Muhammadiyah.
Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Cabang Sukun, Sasmito, turut hadir sekaligus membuka kegiatan Darul Arqam.
Sasmito berpesan kepada para guru agar aktif dalam berbagai kegiatan yang diselenggarakan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), khususnya kegiatan yang dilaksanakan PCM Cabang Sukun. Ia menyampaikan bahwa menjadi guru di sekolah Muhammadiyah tidak hanya berkaitan dengan aktivitas pembelajaran di kelas, tetapi juga keterlibatan dalam kegiatan persyarikatan.
Dalam kegiatan tersebut, panitia menghadirkan dua pemateri. Sholeh Subgaja menyampaikan materi tentang pemahaman Islam menurut Muhammadiyah, sedangkan Arif Efendi menyampaikan materi tentang menjadi guru profesional di sekolah Muhammadiyah.
Melalui kegiatan ini, para guru dari kedua sekolah mengikuti rangkaian pembinaan yang bertujuan memperkuat pemahaman keislaman dan kemuhammadiyahan serta meningkatkan profesionalitas dalam menjalankan tugas sebagai pendidik di lingkungan sekolah Muhammadiyah. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments