Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Kukuhkan JALAMU se-Jatim, Muhammadiyah Pertegas Komitmen Bela Nasib Nelayan

Iklan Landscape Smamda
Kukuhkan JALAMU se-Jatim, Muhammadiyah Pertegas Komitmen Bela Nasib Nelayan
Pengukuhan JALAMU se-Jatim. Foto: Istimewa/PWMU.CO
pwmu.co -

Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mengukuhkan Jamaah Nelayan Muhammadiyah (JALAMU) se-Jawa Timur pada Ahad (25/1/2026) di Surabaya.

Hadir dalam pengukuhan tersebut Ketua PP Muhammadiyah Busyro Muqoddas, Ketua MPM PP Muhammadiyah M. Nurul Yamin beserta jajaran, serta Ketua PDM Surabaya dan jajarannya.

Pengukuhan ini mengusung tema “Menguatkan Ukhuwah, Meneguhkan Dakwah Maritim Nelayan Muhammadiyah.” Melalui JALAMU Jatim, diharapkan terbangun pemahaman bersama serta sinergi yang lebih kuat dalam mengembangkan dakwah dan pemberdayaan nelayan di wilayah pesisir.

Ketua PP Muhammadiyah Busyro Muqoddas mengapresiasi pengukuhan JALAMU se-Jatim. Keberadaan JALAMU diharapkan menjadi pembela nasib nelayan di Indonesia.

“Itu menjadi salah satu gambaran bahwa nelayan adalah masyarakat yang hidupnya berjuang dengan sungguh-sungguh memanfaatkan rezeki dari Allah,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Busyro kembali menegaskan keberpihakan Muhammadiyah kepada kelompok-kelompok masyarakat yang tertindas. Keberpihakan itu tidak hanya ditujukan kepada nelayan, tetapi juga kepada berbagai kelompok masyarakat dengan beragam mata pencaharian lainnya.

Faktanya, tidak sedikit masyarakat pinggiran, termasuk nelayan, mengalami dampak buruk dari pembangunan. Mereka kerap tidak dilibatkan dalam perencanaan pembangunan.

Busyro menegaskan, kelompok masyarakat pinggiran harus menjadi perhatian utama dalam setiap proses pembangunan. Pembangunan tidak boleh justru memperdalam ketimpangan sosial di Indonesia.

Sementara itu, M. Nurul Yamin dalam sambutannya menyampaikan bahwa dakwah kepada kelompok nelayan merupakan amanah Muktamar ke-48 Muhammadiyah di Surakarta pada 2022, yaitu penguatan dakwah bagi kelompok akar rumput.

“Majelis Pemberdayaan Masyarakat mendapat amanah untuk melakukan pemberdayaan, salah satunya di sektor nelayan, di samping pertanian, difabel, kelompok buruh, daerah 3T, kelompok dhuafa, dan mustadh’afin lainnya,” ujarnya.

Pengucapan ikrar JALAMU dipimpin langsung Ketua JALAMU Pusat, Muhammad Prima Putra. Salah satu poin penting dalam ikrar tersebut adalah gerakan kembali melaut bagi generasi nelayan masa depan atau generasi muda. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu