Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Kunci Pertolongan Allah Menurut KH Nadjih Ihsan: Dari Tauhid hingga Kekuatan Umat

Iklan Landscape Smamda
Kunci Pertolongan Allah Menurut KH Nadjih Ihsan: Dari Tauhid hingga Kekuatan Umat
KH. Nadjih Ihsan. Foto: Masjid Al Faah Surabaya
pwmu.co -

Pertolongan Allah tidak datang secara instan, melainkan melalui tahapan perjuangan yang terstruktur. KH Nadjih Ihsan, anggota Majelis Tabligh PWM Jawa Timur, mengungkap bahwa kunci kemenangan umat Islam dimulai dari penguatan tauhid, membangun ukhuwah, hingga menyiapkan kekuatan di berbagai bidang kehidupan, sebagaimana dicontohkan oleh Nabi Muhammad saw.

Hal itu ditegaskan KH Nadjih Ihsan, anggota Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jatim, dalam ceramahnya yang dilansir di kanal Youtube Masjid Al Falah Surabaya Official.

Kiai Nadjih menekankan bahwa syarat utama meraih pertolongan Allah adalah memperkuat tauhid. Dia merujuk pada perjalanan dakwah Nabi Muhammad selama 13 tahun di Makkah yang berfokus pada penanaman akidah.

Menurutnya, tauhid bukan sekadar ucapan la ilaha illallah, tetapi sebuah proses pembebasan manusia dari segala bentuk “tuhan-tuhan” selain Allah—baik berupa kekuasaan, harta, maupun kepentingan pribadi.

“Kalau manusia sudah fokus hanya kepada Allah, maka hidupnya akan lurus. Inilah dasar dari semua kebaikan,” ujarnya.

Dia juga mengingatkan bahwa dalam kehidupan sehari-hari, umat Islam terus mengulang prinsip ketergantungan kepada Allah melalui ayat iyyaka na’budu wa iyyaka نستعين dalam Al-Fatihah, sebagai bentuk komitmen hanya menyembah dan meminta pertolongan kepada-Nya.

Tahapan Dakwah: Dari Akidah hingga Keadilan Sosial

KH Nadjih Ihsan menjelaskan bahwa Rasulullah membangun masyarakat dengan urutan yang sistematis. Ia mengutip hadits tentang perintah kepada sahabat Muadz bin Jabal saat diutus berdakwah.

Urutan tersebut meliputi:

  • Tauhid – Mengajak manusia mentauhidkan Allah
  • Salat – Membangun kedisiplinan spiritual
  • Zakat dan sedekah – Mengelola kekayaan secara adil
  • Hak ekonomi rakyat – Menjamin kesejahteraan masyarakat
  • Larangan kezaliman – Menegakkan keadilan sosial

“Kalau akidah sudah benar, maka pengelolaan harta akan jujur, adil, dan bisa dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Ia bahkan menyoroti pentingnya integritas dalam mengelola keuangan umat dan negara. Menurutnya, korupsi dan ketidakadilan terjadi karena lemahnya fondasi akidah.

Tahapan kedua yang ditekankan adalah ukhuwah atau persaudaraan. KH Nadjih Ihsan menjelaskan bagaimana Nabi Muhammad berhasil menyatukan kaum Muhajirin dan Anshar, bahkan meredam konflik antar suku seperti Aus dan Khazraj.

Ia mengingatkan bahwa perpecahan menjadi salah satu penyebab lemahnya umat Islam saat ini.

“Kalau umat ini bersatu, pola pikir dan langkahnya sama, maka kekuatan itu akan muncul dengan sendirinya,” katanya.

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

Ia juga menyinggung tiga konsep ukhuwah:

  • Ukhuwah basyariyah (kemanusiaan)
  • Ukhuwah wathaniyah (kebangsaan)
  • Ukhuwah Islamiyah (sesama Muslim)

Menurutnya, konflik internal umat, termasuk saling merendahkan antar kelompok, justru bertentangan dengan ajaran Al-Qur’an.

Kekuatan Ekonomi dan Solidaritas Umat

Dalam ceramahnya, KH Nadjih Ihsan juga menyoroti pentingnya kekuatan ekonomi umat. Ia mendorong umat Islam untuk saling mendukung dalam bidang ekonomi sebagai bagian dari strategi kebangkitan.

“Kalau umat Islam kuat secara ekonomi, maka zakat, infak, dan sedekah akan mengalir untuk membangun peradaban,” jelasnya.

Ia menilai bahwa kemandirian ekonomi merupakan salah satu bentuk nyata dari ukhuwah yang perlu diperkuat di era modern.

Tahapan ketiga adalah al-isti’dad atau persiapan kekuatan. KH Nadjih Ihsan mengutip Surat Al-Anfal ayat 60 tentang perintah untuk mempersiapkan segala bentuk kekuatan.

Menurutnya, kekuatan tidak hanya dimaknai secara fisik, tetapi juga mencakup:

  • Kekuatan iman
  • Kekuatan persatuan
  • Kekuatan ekonomi
  • Kekuatan teknologi dan militer

“Kalau umat lemah dalam semua aspek ini, maka akan mudah dikalahkan,” ujarnya.

Di akhir ceramah, KH Nadjih Ihsan menegaskan bahwa kemenangan umat Islam bukanlah sesuatu yang mustahil, selama mengikuti tahapan yang telah dicontohkan oleh Rasulullah.

Ia menyebut empat periodisasi utama:

  • Marhalatut Tauhid (penguatan akidah)
  • Marhalatul Ukhuwah (persatuan umat)
  • Marhalatul Isti’dad (persiapan kekuatan)
  • Tahqiq an-Nasr (datangnya pertolongan Allah)

“Kalau tahapan ini dijalankan, maka pertolongan Allah pasti datang. Tapi kalau diabaikan, jangan berharap kemenangan,” tegasnya. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡