SMK Muhammadiyah 9 Gambiran kembali mencatat sejarah penting dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan vokasi di Banyuwangi.
Melalui Waka Humas, Lutfi Isa Ansori ST sekolah ini resmi menjalin kerja sama (MoU) dengan tiga perusahaan besar otomotif listrik dunia, yakni PT VinFast, PT BYD, dan PT Denza. Penandatanganan MoU dilaksanakan di Denpasar, Bali, tepatnya di Jalan Gatot Subroto Barat pada (20–21/8/2025).
Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi sekolah dalam mengembangkan potensi akademik dan keterampilan siswa, khususnya jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR) dan Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM).
Dengan adanya kerja sama ini, para siswa diharapkan mampu memahami lebih dalam transformasi dunia otomotif, dari era kendaraan konvensional menuju kendaraan berbasis listrik yang ramah lingkungan dan berteknologi tinggi.

Lutfi Isa Ansori ST menyampaikan bahwa langkah ini bukan hanya sekadar kerja sama formal, tetapi juga wujud nyata dari komitmen sekolah untuk menghubungkan dunia pendidikan dengan dunia industri.
“Alhamdulillah, sekolah kita diterima dengan baik. Ini merupakan bagian dari promosi sekolah sekaligus membuka peluang kerja sama dengan berbagai industri otomotif di masa depan,” ujarnya.
Menurutnya, apresiasi yang diberikan pihak perusahaan menjadi bukti bahwa SMK Muhammadiyah 9 Gambiran tidak hanya unggul dalam membangun jejaring dengan dunia kerja. Namun, juga mampu menjadi pionir dalam pengembangan pendidikan vokasi berbasis teknologi otomotif masa depan.

Kunjungan SMK Muhammadiyah 9 Gambiran juga mendapatkan sambutan positif dari perusahaan. Kepala Cabang PT Denza yang diwakili oleh Kepala Bengkel, Eev Syaiful, memberikan apresiasi luar biasa atas langkah progresif sekolah.
Ia menegaskan, SMK Muhammadiyah 9 Gambiran adalah sekolah pertama di Jawa Timur yang menjalin kerja sama langsung dengan Denza.
Dengan terjalinnya MoU ini, SMK Muhammadiyah 9 Gambiran berharap siswa-siswinya memperoleh akses lebih luas dalam Program Praktik Kerja Lapangan (PKL), pelatihan, serta informasi lowongan kerja langsung dari industri otomotif terkemuka.
“Harapan besar juga disematkan agar kerja sama ini membawa manfaat nyata, tidak hanya bagi siswa, tetapi juga bagi dunia pendidikan vokasi di Banyuwangi dan Jawa Timur secara umum,” tambah Eev.
Kepala SMK Muhammadiyah 9 Gambiran, Erly Novitaningsih, turut menyampaikan kebanggaannya.
“Kerja sama ini menandai langkah maju SMK Muhammadiyah 9 Gambiran dalam menjawab tantangan zaman sekaligus mempersiapkan generasi muda yang kompeten dan siap menghadapi perkembangan dunia otomotif global,” ungkapnya.






0 Tanggapan
Empty Comments