Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Macron Nilai Opsi Militer di Selat Hormuz Tidak Realistis, Dorong Jalur Diplomasi

Iklan Landscape Smamda
Macron Nilai Opsi Militer di Selat Hormuz Tidak Realistis, Dorong Jalur Diplomasi
Presiden Perancis, Emmanuel Macron. Foto: New York Times
pwmu.co -

Presiden Prancis Emmanuel Macron menilai upaya membuka kembali Selat Hormuz melalui kekuatan militer sebagai langkah yang tidak realistis. Pernyataan itu disampaikan saat kunjungannya ke Seoul pada Kamis (2/4/2026).

Macron menjelaskan bahwa operasi militer berpotensi berlangsung tanpa batas waktu dan membuka risiko serangan dari Korps Garda Revolusi Islam Iran, termasuk ancaman rudal balistik. Karena itu, ia menegaskan bahwa pendekatan militer bukan pilihan yang diambil Prancis.

Ia menekankan pentingnya menjaga jalur strategis tersebut tetap terbuka, mengingat perannya bagi distribusi energi, pupuk, dan perdagangan global. Namun, menurutnya, solusi hanya bisa dicapai melalui dialog dan kerja sama dengan Iran.

Macron juga mengusulkan langkah awal berupa gencatan senjata yang dilanjutkan dengan perundingan kembali. Ia turut mendorong pembentukan misi keamanan internasional guna memastikan kapal dagang tidak menjadi sasaran serangan.

“Dunia tidak bisa berada dalam situasi di mana Iran dapat sewaktu-waktu menutup atau membuka selat itu,” ujarnya.

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

Ketegangan di Timur Tengah telah mengganggu aktivitas di Selat Hormuz, jalur vital yang dilalui sekitar 20 persen ekspor minyak dan gas alam cair dunia. Di sisi lain, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan negaranya siap mengambil langkah keras terhadap Iran hingga selat tersebut kembali dibuka.

Macron turut menyoroti bahwa pendekatan militer tidak akan mampu menghentikan pengembangan nuklir secara permanen. Ia mendorong kehadiran tim inspektur internasional untuk memverifikasi langsung fasilitas nuklir Iran.

Menurutnya, tanpa kerangka negosiasi yang jelas, baik secara diplomatik maupun teknis, situasi berisiko kembali memanas dalam waktu singkat. Ia pun menyindir klaim sebelumnya dari pihak AS yang menyebut kemampuan nuklir Iran telah sepenuhnya dilumpuhkan. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡