Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melalui Program Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) menggelar pelatihan bertajuk “UMKM Go Digital” di Desa Pandesari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang pada Selasa (5/8/2025).
Program ini bertujuan untuk mendampingi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) desa agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital, khususnya dalam strategi pemasaran.
Kegiatan berlangsung di Balai Desa Pandesari pada awal pekan ini dan diikuti oleh puluhan pelaku UMKM dengan beragam bidang usaha, mulai dari kuliner, kerajinan tangan, hingga produk olahan hasil pertanian. Mahasiswa PMM UMM memberikan pendampingan praktis, seperti cara membuat akun toko online, strategi memanfaatkan media sosial sebagai media promosi, hingga teknik sederhana memotret produk agar terlihat lebih menarik bagi konsumen.
Pelatihan berjalan dengan suasana interaktif. Peserta tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga langsung praktik bersama mahasiswa. Mereka diajarkan langkah demi langkah hingga berhasil membuat akun digital untuk usahanya masing-masing. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan serta semangat mereka mencoba strategi pemasaran baru.
Salah satu pelaku UMKM, Lilis Adriyani, mengaku mendapat banyak manfaat dari program tersebut.
“Selama ini usaha saya hanya dipasarkan dari mulut ke mulut. Setelah ikut PMM UMM ini, saya jadi tahu cara berjualan secara online. Ternyata peluangnya jauh lebih luas, dan kami bisa bersaing dengan lebih percaya diri,” ungkapnya.
Apresiasi juga disampaikan oleh Kepala Desa Pandesari, H Mudawam.
“Kami sangat bangga dan berterima kasih. Kehadiran mahasiswa UMM lewat PMM benar-benar membawa manfaat nyata bagi warga. Program UMKM Go Digital sangat sesuai dengan kebutuhan desa kami. Semoga ke depan produk Pandesari bisa lebih dikenal luas dan ekonomi warga semakin meningkat,” ujarnya.
Melalui pendampingan ini, mahasiswa PMM UMM berharap UMKM Desa Pandesari dapat berkembang lebih pesat serta mampu bersaing di era digital. Dengan digitalisasi usaha, produk lokal Pandesari berpotensi menembus pasar yang lebih luas, sekaligus menjadi motor penggerak perekonomian desa. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments