PWMU.CO – Gresik – Dua mahasiswa Program Studi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) mendampingi lima pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Desa Babatan, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik.
Kegiatan yang berlangsung pada 4 Agustus 2025 ini merupakan bagian dari program kerja Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang berfokus pada penguatan branding dan pemasaran digital.
Pendampingan dilakukan dengan metode door to door. Mahasiswa mendatangi setiap pelaku usaha secara langsung untuk memberikan arahan yang lebih personal. Salah satu yang mendapat pendampingan adalah UMKM Bandeng milik Bu As.
Bantuan yang diberikan meliputi perancangan logo merek, pembuatan desain stiker kemasan yang lebih menarik, dan penambahan lokasi usaha di Google Maps agar pelanggan mudah menemukan tempat produksi.
Kepala Dusun Mojopuro, Weweng, mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN ini. “Pendampingan seperti ini sangat bermanfaat bagi UMKM di desa kami, karena tidak hanya membantu dari segi produk, tapi juga memajukan pemasaran agar lebih luas dikenal,” ujarnya.
Pemilik UMKM Bandeng, Bu As, juga menyampaikan rasa terbantunya. “Terima kasih kepada adik-adik mahasiswa KKN yang sudah membantu membuatkan logo, stiker, dan mengajarkan cara memanfaatkan Google Maps. Sekarang produk kami punya identitas yang lebih jelas dan orang luar desa bisa lebih mudah mencari,” tuturnya.
Selain UMKM Bandeng, empat UMKM lain di Desa Babatan juga mendapatkan pendampingan serupa dengan menyesuaikan karakteristik masing-masing produk. Program ini diharapkan menjadi langkah awal bagi pelaku usaha desa untuk terus mengembangkan kreativitas dalam pengemasan dan memperluas pasar melalui media digital. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments