Upaya meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan terus dilakukan oleh SD Muhammadiyah 1 & 2 Taman (SD Mumtaz). Salah satunya melalui kegiatan pelatihan Service Excellence yang diikuti oleh wali kelas, staf, dan pimpinan sekolah (14/10/2026).
Kegiatan ini menghadirkan A. Mufid Wahyudi, Dipl. Adv., B.A., CPBC., sebagai narasumber yang membagikan wawasan mengenai pentingnya pelayanan prima dalam dunia pendidikan.
Bertempat di lingkungan SD Mumtaz, kegiatan pelatihan berlangsung dengan suasana yang penuh antusiasme. Para peserta mengikuti kegiatan sebagai bagian dari upaya pengembangan profesionalisme dan peningkatan mutu pelayanan sekolah.
Melalui pelatihan ini, seluruh peserta diajak untuk memahami bahwa pelayanan yang berkualitas merupakan salah satu faktor penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan.
Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai konsep Service Excellence atau pelayanan prima. Narasumber menjelaskan bahwa pelayanan prima tidak hanya berkaitan dengan keramahan, tetapi juga mencakup sikap profesional, komunikasi yang efektif, kepedulian, serta kemampuan memahami kebutuhan orang lain.
Dalam lingkungan sekolah, pelayanan prima memiliki peran yang sangat penting. Guru tidak hanya bertugas menyampaikan materi pembelajaran, tetapi juga memberikan pendampingan, perhatian, dan pelayanan terbaik kepada peserta didik. Begitu pula staf dan pimpinan sekolah yang memiliki peran dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang nyaman, responsif, dan berkualitas.
Melalui pemaparan materi, peserta diajak untuk merefleksikan kembali peran masing-masing dalam memberikan pelayanan kepada peserta didik, orang tua, maupun rekan kerja. Setiap interaksi yang terjadi di lingkungan sekolah menjadi bagian dari pengalaman pelayanan yang dapat membangun kesan positif bagi masyarakat.
Penerapan Service Excellence
Bagi wali kelas, penerapan Service Excellence menjadi tantangan sekaligus kesempatan untuk meningkatkan kualitas hubungan dengan peserta didik dan orang tua. Komunikasi yang santun, respons yang tepat, serta sikap empati menjadi hal penting dalam menghadapi berbagai kebutuhan dan karakteristik peserta didik.
Pelatihan ini juga memberikan pemahaman bahwa pelayanan prima perlu dibangun melalui kerja sama seluruh unsur sekolah. Wali kelas, staf, dan pimpinan memiliki tanggung jawab yang saling berkaitan dalam menciptakan budaya pelayanan yang positif. Ketika setiap individu menjalankan perannya dengan baik, kualitas pelayanan sekolah dapat meningkat secara menyeluruh.
Sebagai wali kelas, kegiatan ini menjadi pengalaman pengembangan diri yang bermakna. Materi yang disampaikan memberikan wawasan baru mengenai pentingnya memberikan pelayanan yang tidak hanya berorientasi pada penyelesaian tugas, tetapi juga pada kepuasan, kenyamanan, dan kepercayaan pihak yang dilayani.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh guru dan karyawan SD Mumtaz semakin memahami pentingnya membangun budaya pelayanan prima dalam setiap aktivitas sekolah.
Pelayanan yang baik tidak selalu dimulai dari hal besar, tetapi dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana, seperti menyapa dengan ramah, mendengarkan dengan penuh perhatian, memberikan respons yang tepat, dan menjalankan tanggung jawab secara profesional.
Pelatihan Service Excellence menjadi salah satu langkah nyata SD Mumtaz dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang unggul dan berorientasi pada mutu. Dengan semangat kolaborasi dan komitmen untuk terus berkembang, seluruh warga sekolah diharapkan mampu memberikan pelayanan terbaik demi mendukung tumbuh kembang peserta didik serta meningkatkan kepercayaan orang tua terhadap sekolah. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments