Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Membludak, Panitia Muhammadiyah Historical Walk Siapkan Batch 2

Iklan Landscape Smamda
Membludak, Panitia Muhammadiyah Historical Walk Siapkan Batch 2
Rapat teknis pelaksanaan MWH di Kantor PWM Jatim, Jumat (7/11/2025). Foto: Istimewa
pwmu.co -

Animo masyarakat terhadap Muhammadiyah Historical Walk (MHW) benar-benar di luar dugaan. Kegiatan yang digelar untuk memperingati Milad ke-113 Muhammadiyah ini mendapat sambutan luar biasa dari berbagai kalangan di seluruh Jawa Timur.

Menurut laporan panitia, hingga Jumat (7/11/2025), kuota peserta MHW sudah penuh. Pendaftar berasal dari beragam daerah, mulai dari Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Lamongan, hingga Banyuwangi.

Banyak di antara mereka bahkan sudah mendaftar jauh-jauh hari karena antusias ingin ikut menapaktilasi jejak perjuangan dakwah Muhammadiyah di Surabaya.

“Kuota peserta sudah habis. Untuk sementara kami belum bisa menerima pendaftar baru,” ujar Wildan Nanda Ramhatullah, salah seorang panitia MHW.

Namun, karena besarnya minat masyarakat, panitia tak menutup pintu sepenuhnya. “Kami sedang menyiapkan Batch 2 agar teman-teman yang belum sempat ikut tetap bisa berpartisipasi. Nanti akan kami umumkan kapan pelaksanaannya,” imbuhnya.

Persiapan MHW sendiri terus dimatangkan. Pada Jumat (7/11/2025), panitia menggelar rapat teknis penyelenggaraan di Kantor Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Jalan Kertomenanggal IV/1, Surabaya.

Rapat yang berlangsung lebih dari empat jam itu membahas berbagai aspek penting mulai dari teknis lapangan, keamanan peserta, hingga tata alur acara.

Beberapa hal yang menjadi fokus pembahasan antara lain:

Perubahan titik start dan finish, mengingat lonjakan jumlah peserta jauh melebihi prediksi awal.

Pengaturan arus peserta agar tidak terjadi penumpukan di titik-titik tertentu selama perjalanan.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Kesiapan tim medis dan relawan dari Lazismu serta lembaga kesehatan Muhammadiyah untuk mengantisipasi kondisi darurat.

Penyusunan narasi sejarah dan pemandu jalur, agar setiap peserta mendapat pengalaman edukatif dan spiritual selama kegiatan berlangsung.

“Ini bukan sekadar jalan sehat. MHW adalah perjalanan sejarah dan refleksi perjuangan dakwah Muhammadiyah. Karena itu, aspek edukatif dan nilai spiritual menjadi perhatian utama kami,” tambah Azrohal, sejarawan yang juga pengurus MPID PWM Jatim.

MHW 2025 diselenggarakan oleh Majelis Pustaka, Informasi, dan Digitalisasi (MPID) PWM Jawa Timur, bekerja sama dengan Lembaga Pengembangan Cabang Ranting dan Pembinaan Masjid (LPCRPM), Lazismu Jatim, SMA Muhammadiyah 10 (SMAMX), SMP Muhammadiyah 2 Surabaya, serta didukung oleh PWMU.CO dan PWMU.TV.

Antusiasme besar terhadap MHW dianggap sebagai bukti nyata kecintaan warga Muhammadiyah terhadap sejarah pergerakan organisasinya.

Melalui kegiatan ini, para peserta diajak untuk menelusuri kembali langkah-langkah awal berdirinya Muhammadiyah di Surabaya dan mengenang para tokoh yang berjasa membumikan dakwah pencerahan di bumi Jawa Timur.

“Ini momentum untuk menyegarkan ingatan kita pada perjuangan pendahulu. Kita ingin peserta pulang dengan semangat baru dalam meneguhkan gerakan Islam berkemajuan,” tambah Wildan.

Dengan kuota yang sudah penuh dan rencana pembukaan Batch 2, kata dia, MHW bukan hanya sekadar kegiatan jalan sehat, melainkan gerakan kebudayaan yang memperkuat identitas, silaturahmi, dan semangat dakwah di tengah masyarakat. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu