Iklan SDM 4 Mudipat 2026

Menghilangkan Stigma Galak Polisi: Murid SD Mugres Kampus B Belajar di Polres Gresik

Iklan Smamda Sidoarjo 2026
Menghilangkan Stigma Galak Polisi: Murid SD Mugres Kampus B Belajar di Polres Gresik
Sesi foto bersama di depan gedung Polres Gresik (Aida Sya'aan N./PWMU.CO)
BANNER RSI AISYIYAH MALANG
pwmu.co -

SD Muhammadiyah Kompleks Gresik (SD Mugres) Kampus B ajak murid kelas 1 dan 2  mengenal profesi Polisi secara kontekstual melalui Outdoor Activity, Rabu (29/10/2026).

Sebanyak 37 murid yang terdiri dari kelas 1 dan kelas 2 mengikuti kegiatan _outdoor activity_ di polres Gresik. Mereka berangkat dari sekolah pukul 08.37 WIB bersama 6 guru pendamping. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembelajaran kontekstual mata Pelajaran Bahasa Indonesia untuk mengenalkan profesi polisi secara langsung, mulai dari tugas, wewenang, hingga lingkungan kerja polisi.

Melalui aktivitas tersebut, murid tidak sekadar mengenal profesi polisi melalui buku teks, tetapi juga berinteraksi dengan anggota kepolisian, mengamati seragam yang digunakan polisi, serta menjelajahi sejumlah ruangan yang ada di polres Gresik.

Edukasi Wewenang Polisi

Dalam kesempatan ini, aiptu apriliyanto menjadi pemandu dalam proses pengenalan. Ia memberikan pertanyaan pemantik kepada murid sebelum memberikan edukasi.

“Siapa yang tahu tugasnya pak polisi?” tanya April.

Fara, murid kelas 1 menjawab, “Menangkap orang jahat,” jawabnya.

Sementara itu, rayyan, murid kelas 2 yang berada di deretan depan menambahkan, “menangkap orang yang mengonsumsi obat-obatan,” tambahnya.

April kemudian menjelaskan bahwa tugas polisi tidak hanya menangkap pelaku kejahatan. Polisi juga memiliki tugas melindungi, mengayomi, melayani masyarakat, serta menegakkan aturan. Polisi juga terlibat dalam penanganan berbagai peristiwa seperti, kecelakaan, bencana alam, kasus anak hilang, membantu proses identifikasi jenazah yang belum diketahui identitasnya, dll.

Iklan SMPM 5 Surabaya 2026

Ia juga menjelskan bahwa masyarakat yang datang ke kantor polisi tidak selalu berkaitan dengan pelanggaran hukum. Sebagian masyarakat datang untuk mengurus keperluan administrasi seperti pembuatan SIM dan SKCK.

Tidak terbatas pada edukasi tentang tugas dan wewenang polisi, April juga memberikan edukasi tentang bahaya penyelahgunaan obat-obatan terlarang. April mengingatkan pentingnya menjaga diri untuk masa depan.

“Kalau punya cita-cita tinggi, jangan pernah menciba mengonsumsi obat-obatan terlarang. Sedikitpun kalian mencoba bisa kehilangan masa depan,” tegas April.

Kegiatan dilanjutkan dengan penjelajahan sejumlah ruangan di Polres Gresik. Murid dikenalkan dengan ruang fungsi Satuan Intelijen dan Keamanan (Satintelkam) yang bertugas melakukan penyelidikan melalui penyamaran. Selanjutnya, murid dikenalkan Seksi Pofesi dan Pengamanan (Sipropam) yang bertugas mengawasi kedisiplinan anggota kepolisian. Tidak hanya itu, murid juga mengunjungi ruang penyelidikan serta mengenalkan lingkungan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim), termasuk unit-unit yang menangani perkara sesuai bidangnya. Penjelasan tersebut memberikan Gambaran tentang pembagian tugas di lingkungan kepolisian.

Sepanjang kegiatan, anggota Polres Gresik menyambut murid SD Mugres kampus B dengan Ramah. Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution, S.I.K., M.H., M.Si., menyampaikan bahwa kunjungan anak-anak sekolah ke Polres merupakan bagian dari upaya edukasi.

“Kami menerima anak-anak sekolah karena ingin memberikan edukasi kepada anak-anak agar tidak terbangun stigma bahwa polisi itu jahat,” ungkapnya. (*)

Revisi Oleh:
  • Amanat Solikah - 29/10/2026 19:26
SD Kreatif
Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu