Iklan SDM 4 Mudipat 2026

SD Mudabo Bekali Murid dengan Edukasi Akil Baligh dan Risalah Haid melalui Program Keputraan-Keputrian

Iklan Smamda Sidoarjo 2026
SD Mudabo Bekali Murid dengan Edukasi Akil Baligh dan Risalah Haid melalui Program Keputraan-Keputrian
Kgiatan keputrian SD Mudabo (Suyeni/PWMU.CO)
BANNER RSI AISYIYAH MALANG
pwmu.co -

SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro (SD Mudabo) terus memperkuat pendidikan karakter dan keislaman melalui program ISMUBA (Al-Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab). Salah satu program rutinnya adalah Keputraan-Keputrian, yang menjadi sarana edukasi bagi murid untuk memahami perkembangan diri, khususnya saat memasuki masa akil baligh

Pada Oktober 2026, kegiatan Keputraan-Keputrian mengangkat materi edukasi akil baligh dan risalah haid. Kegiatan dilaksanakan setiap hari Rabu, yaitu pada 7 Oktober untuk murid kelas III, 14 Oktober untuk kelas IV, 21 Oktober untuk kelas V, dan 28 Oktober 2026 untuk kelas VI. Murid mengikuti kegiatan secara bergantian dengan materi yang disesuaikan berdasarkan fase perkembangan dan kebutuhan masing-masing.

Pembelajaran dirancang secara bertahap, yakni fase A untuk kelas III–IV, fase B untuk kelas V, dan fase C untuk kelas VI. Pembagian ini bertujuan agar materi dapat diterima sesuai usia, kesiapan, dan tingkat pemahaman murid.

Pada sesi Keputraan, materi disampaikan oleh Nurul Hidayah, S.Pd.; Dian Yunita Sari, S.Pd.; Siti Hidayah, S.Pd.; Hetty Sundarweni, S.Pd.; dan Tuhuk Mahmudayati, S.Pd. Murid laki-laki mendapatkan edukasi mengenai pubertas dan perubahan tubuh, seperti pertumbuhan fisik, perubahan suara, tumbuhnya rambut tubuh, meningkatnya produksi keringat, serta perubahan perasaan.

Mereka juga dikenalkan dengan mimpi basah sebagai proses alami selama pubertas, tanda-tanda baligh menurut ajaran Islam, dan kewajiban mandi besar setelah mengalami mimpi basah.

Selain itu, murid dibimbing untuk menjaga kebersihan diri, menghormati privasi dan kehormatan tubuh, serta membangun perilaku positif. Materi juga menekankan pentingnya menjadi anak laki-laki yang hebat, menghormati orang lain, dan menjauhi perundungan atau bullying.

Sementara itu, sesi Keputrian dibimbing oleh Faridaturrifqiyah, S.Th.I.; Niswatun Hasanah, S.Pd., M.Pd.; Suyeni, S.Pd., C.DPS., C.QDC.; dan Nina Alisia, S.Pd. Murid perempuan mempelajari pengertian balighah, tanda-tanda baligh, serta haid sebagai salah satu tanda baligh pada perempuan.

Iklan SMPM 5 Surabaya 2026

Materi risalah haid mencakup pengenalan gejala menjelang menstruasi, pencatatan tanggal awal dan akhir haid, persiapan perlengkapan menstruasi atau menstrual kit, cara menggunakan pembalut, serta menjaga kebersihan selama menstruasi.

Kewajiban Ibadah setelah Baligh

Murid juga dibekali pemahaman mengenai kewajiban beribadah setelah baligh, menjaga aurat, menghormati orang tua, menjaga lisan, memperbaiki akhlak, dan memahami batasan interaksi dengan lawan jenis.

Wakaur ISMUBA SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro, Yeni, menyampaikan bahwa edukasi akil baligh perlu diberikan secara bertahap dan sesuai usia agar murid lebih siap menghadapi perubahan diri.

“Melalui program Keputraan-Keputrian, kami ingin mendampingi anak-anak agar tidak hanya memahami perubahan fisik saat memasuki masa baligh, tetapi juga mengetahui bagaimana menyikapinya sesuai tuntunan Islam. Kami berharap mereka tumbuh menjadi pribadi yang lebih mandiri, mampu menjaga kebersihan dan kehormatan diri, memahami kewajiban sebagai muslim dan muslimah, serta memiliki akhlak yang mulia,” tuturnya (28/10/2026).

Melalui program ini, SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro berkomitmen menghadirkan pendidikan yang menyentuh aspek pengetahuan, keimanan, kemandirian, dan pembentukan karakter. Dengan pembelajaran yang berkesinambungan dan bertahap, murid diharapkan lebih siap menghadapi masa pubertas serta tumbuh menjadi generasi yang beriman, berilmu, berkarakter, dan bertanggung jawab. (*)

Revisi Oleh:
  • Amanat Solikah - 28/10/2026 22:32
SD Kreatif
Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu