Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Milad ke-2 Tapak Suci Beroanging: Menapak Jejak Dakwah dan Bela Diri Muhammadiyah

Iklan Landscape Smamda
Milad ke-2 Tapak Suci Beroanging: Menapak Jejak Dakwah dan Bela Diri Muhammadiyah
pwmu.co -
Dokumentasi bersama Tapak Suci Cabang Beroanging dengan tamu undangan (Immawan Robi/PWMU.CO)

PWMU.CO – Tapak Suci Putera Muhammadiyah (TSPM) Cabang Beroanging, Kecamatan Bangkala Barat, Kabupaten Jeneponto merayakan Milad ke-2 dengan penuh semangat kebersamaan dan nuansa dakwah, Sabtu (7/6/2025).

Kegiatan ini berlangsung di Desa Beroanging dan dihadiri oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jeneponto, Ayahanda Haeruddin Palalo, Ketua Umum PC Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Jeneponto, unsur pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta sejumlah organisasi kepemudaan seperti HIPPMA Beroanging, Aru Paraga, dan Ipter Bilurung.

Antusiasme masyarakat sangat terasa dalam perayaan ini, yang tidak hanya menjadi momentum peringatan hari lahir, tetapi juga sarana konsolidasi nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan yang terus dihidupkan oleh para kader Tapak Suci.

Lebih dari Sekadar Beladiri

Dalam sambutannya, Ketua TSPM Cabang Beroanging, Nur Aisyiyah SPd menegaskan bahwa Tapak Suci bukan sekadar organisasi beladiri. “Ini adalah organisasi dakwah dan internalisasi nilai-nilai Islam dan Muhammadiyah dalam diri para kader. Akhlak mulia, budi pekerti luhur, serta kepedulian sosial adalah ruh dari latihan dan pembinaan kami,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diterima dari almarhum pendiri Tapak Suci Cabang Beroanging, Saparuddin Dg Sikki, dan istrinya, Ibunda Lilik. “Beliau adalah sosok pendekar sekaligus kader terbaik Muhammadiyah yang merintis Tapak Suci di Beroanging sejak tahun 2010. Perjuangan beliau menjadi inspirasi kami untuk terus mencetak kader-kader yang tangguh dan berakhlak mulia,” tambahnya.

Warisan Amal Jariyah Sang Pendiri

Ketua PDM Jeneponto, Haeruddin Palalo, dalam sambutannya memberikan penghormatan kepada almarhum Saparuddin Dg Sikki sebagai pendiri Tapak Suci di Beroanging. “Beliau adalah kader terbaik Muhammadiyah yang telah mewakafkan tenaga dan hidupnya untuk dakwah. Semoga ini menjadi amal jariyah yang terus mengalir,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan harapan agar Tapak Suci Cabang Beroanging terus melahirkan kader unggul seperti almarhum. “Yang kita harapkan bukan hanya pendekar di gelanggang, tapi juga da’i yang menyebarkan nilai-nilai Islam dan Muhammadiyah. Inilah esensi dari tujuan Muhammadiyah: menjunjung tinggi agama Islam hingga terwujud masyarakat Islam yang sebenar-benarnya,” tegasnya.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Dokumentasi pemotongan tumpeng sebagai simbolis milad ke-2 Tapak Suci Cabang Beroanging (Immawan Robi/PWMU.CO)

Dukungan Pemerintah Desa

Mewakili Kepala Desa Beroanging yang berhalangan hadir karena sakit, Kepala Dusun menyampaikan apresiasinya terhadap keberadaan Tapak Suci. “Organisasi ini memberi dampak besar dalam membentuk karakter dan akhlak anak-anak muda di desa ini. Saya mengajak semua orang tua untuk mendorong anak-anaknya bergabung,” tuturnya.

Pertunjukan dan Syukuran

Acara Milad ke-2 ini juga diisi dengan pertunjukan seni beladiri dari kader Tapak Suci serta pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan dua tahun berdirinya Pimcab Tapak Suci Beroanging.

Dengan semangat kebersamaan, kegiatan ini menjadi refleksi dan sekaligus pijakan langkah strategis ke depan dalam mewujudkan kader Tapak Suci yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga unggul dalam akhlak dan keislaman. (*)

Penulis Immawan Robi Editor M Tanwirul Huda

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu