Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Pekan Dolanan SD Mugres Kampus B, Lestarikan Permainan Tradisional di Tengah Arus Zaman

Iklan Landscape Smamda
Pekan Dolanan SD Mugres Kampus B, Lestarikan Permainan Tradisional di Tengah Arus Zaman
Peserta lomba egrang berlomba dengan penuh semangat menuju garis finish (Diyani Islamiyah/PWMU.CO)
pwmu.co -

SD Muhammadiyah Kompleks Gresik (SD Mugres) Kampus B menggelar kegiatan Tengah Semester (KTS) bertajuk Pekan Dolanan pada Selasa–Rabu, (6–7/10/2026). Kegiatan yang diikuti seluruh siswa kelas 1 hingga kelas 6 ini menjadi upaya nyata sekolah dalam melestarikan permainan tradisional yang kian tergerus oleh perkembangan zaman.

Pekan Dolanan tidak sekadar menjadi ajang lomba, bermain dan bersenang-senang. Kegiatan ini dirancang sebagai sarana edukasi untuk mengenalkan kembali kekayaan budaya bangsa kepada generasi muda. Di tengah maraknya permainan digital, SD Mugres Kampus B menghadirkan pengalaman lomba permainan tradisional yang sarat nilai sportivitas, ketangkasan, dan semangat pantang menyerah.

Permainan Tradisional

Pada hari pertama, Selasa (6/10/2026), para siswa mengikuti lomba egrang yang membutuhkan keseimbangan, konsentrasi, dan keberanian ini menjadi tantangan tersendiri bagi peserta. Dengan penuh semangat, para siswa mencoba menjaga keseimbangan tubuh sekaligus menunjukkan kemampuan terbaik mereka.

Kemeriahan berlanjut pada hari kedua, Rabu (7/10/2026), melalui lomba bande dan naik tangga. Antusiasme siswa terlihat sepanjang kegiatan. Mereka berpartisipasi aktif, saling memberikan dukungan, dan menikmati pengalaman bermain yang mungkin jarang mereka temui dalam keseharian.

Salah seorang siswa, yakni Achmad Fahmi Ilmi kelas 5 H. Nani Warthabone yang juga pemenang dari lomba egrang mengungkapkan kegembiraannya mengikuti kegiatan tersebut.

“Senang sekali bisa mengikuti Pekan Dolanan. Permainannya seru dan menantang. Saya bisa mengikuti lomba egrang bersama teman-teman. Semoga kegiatan seperti ini diadakan lagi,” ungkapnya.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Kepala SD Mugres Kampus B, Bapak Yusuf Wibisono, M.Pd. Ia menyampaikan rasa bangga atas keterlibatan seluruh warga sekolah dalam mensukseskan kegiatan yang mengusung misi pelestarian budaya tersebut.

SMPM 5 Pucang SBY

“Saya bangga melihat seluruh warga sekolah berkontribusi dalam melestarikan permainan tradisional. Ini bukan sekadar kegiatan tengah semester, melainkan bentuk kepedulian kita terhadap warisan budaya bangsa. Anak-anak perlu mengenal, memainkan, berlomba dan menghargai permainan tradisional agar budaya ini tidak hilang ditelan zaman,” tegas Yusuf.

Menurutnya, sekolah memiliki peran penting dalam menanamkan kecintaan terhadap budaya bangsa sejak dini. Pelestarian permainan tradisional perlu diwujudkan melalui pengalaman langsung, bukan sekadar pengetahuan yang disampaikan di dalam kelas.

Melalui Pekan Dolanan, SD Mugres Kampus B menegaskan komitmennya untuk menghadirkan kegiatan pembelajaran yang menyenangkan sekaligus bermakna. Siswa tidak hanya memperoleh pengalaman baru, sportifitas dalam berlomba tetapi juga belajar tentang keberanian, kedisiplinan, dan penghargaan terhadap budaya lokal.

Pekan Dolanan menjadi bukti bahwa permainan tradisional tetap relevan di tengah perkembangan zaman. Dengan keterlibatan aktif sekolah dan seluruh siswanya, warisan budaya bangsa memiliki peluang lebih besar untuk terus hidup dan dikenal oleh generasi berikutnya.

SD Mugres Kampus B percaya bahwa melestarikan budaya tidak cukup hanya dengan mengenangnya. Budaya harus diperkenalkan, dimainkan, dan diwariskan. (*)

Revisi Oleh:
  • Amanat Solikah - 09/10/2026 12:32
SD Kreatif
Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu