Kepala SMP Muhammadiyah 15 Boarding School Surabaya, Ustad Banjar, mengingatkan pengurus baru Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) agar menyeimbangkan ibadah, belajar, dan organisasi. Pesan tersebut disampaikan dalam pelantikan pengurus PR IPM periode 2026–2027, Senin (19/10/2026).
Dalam amanatnya, Ustad Banjar menekankan filosofi 3T sebagai prinsip yang perlu dipegang para kader, yakni tertib ibadah, tertib belajar, dan tertib berorganisasi. Menurutnya, ketiga hal tersebut perlu dijalankan secara seimbang agar aktivitas organisasi tidak mengabaikan kewajiban sebagai pelajar dan seorang Muslim.
“Sebagai kader dan pengurus, kalian harus memegang teguh prinsip 3T, yaitu Tertib ibadah, Tertib belajar, dan Tertib berorganisasi. Ketiganya harus berjalan beriringan dan seimbang,” tegas Ustad Banjar.
Untuk menyampaikan pesannya dengan suasana lebih santai, ia juga menyampaikan pantun yang disambut tepuk tangan peserta.
“Manuk gelatik berkeliaran, mari dilantik ojok males-malesan.”
Pantun tersebut menjadi pengingat bagi pengurus yang baru dilantik agar tidak bermalas-malasan dalam menjalankan amanah organisasi.

Ranting Menjadi Awal Proses Kaderisasi
Ketua Pimpinan Cabang (PC) IPM Kenjeran, M. Nafis, turut memberikan pesan kepada pengurus baru. Ia mengingatkan bahwa pimpinan ranting merupakan tahap awal bagi kader untuk belajar berorganisasi dan mengembangkan kapasitas diri.
“Kalian tidak boleh berhenti berproses hanya di pimpinan ranting. Teruslah melangkah, asah kapasitas kalian, dan bersiaplah untuk memberikan kontribusi di tingkat yang lebih tinggi,” tuturnya.
Pesan tersebut menekankan pentingnya keberlanjutan proses kaderisasi. Pengurus ranting diharapkan tidak hanya menjalankan program selama masa kepengurusan, tetapi juga terus belajar dan mempersiapkan diri untuk mengambil peran yang lebih luas di lingkungan IPM.
Irdina Hafiy Terima Amanah Kepengurusan Baru
Pelantikan pengurus PR IPM SMP Muhammadiyah 15 Boarding School Surabaya juga menjadi momentum pergantian kepemimpinan. Ketua periode 2025–2026, Adenmas Satria Manggala, menyampaikan terima kasih kepada pengurus yang telah bekerja bersama selama masa kepemimpinannya serta mendoakan kelancaran kepengurusan berikutnya.
Tongkat estafet kepemimpinan kemudian diterima Irdina Hafiy sebagai Ketua PR IPM periode 2026–2027. Ia mengajak seluruh pengurus yang baru dilantik untuk menjalankan amanah dan menjadi teladan bagi santri serta siswa di lingkungan sekolah.
“Insyaallah, kami memohon doa agar bisa menjalankan amanah dengan baik ke depannya. Kepada teman-teman yang usai dilantik hari ini, mari kita buktikan bahwa kita bisa menjadi tauladan yang baik bagi seluruh santri dan siswa,” pungkas Irdina.
Melalui pelantikan ini, pengurus baru PR IPM SMP Muhammadiyah 15 Boarding School Surabaya diharapkan dapat menjalankan amanah organisasi dengan tetap berpegang pada prinsip 3T: tertib ibadah, tertib belajar, dan tertib berorganisasi. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments