Sebanyak 75 siswa kelas VI SD Muhammadiyah 24 Surabaya mengikuti prosesi The 6th Grade Annual Graduation Ceremony Tahun Akademik 2025–2026 yang diselenggarakan di Aula Mas Mansyur, Gedung Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Sabtu (6/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi penanda berakhirnya masa belajar siswa di jenjang sekolah dasar sekaligus momentum pelepasan menuju pendidikan berikutnya.
Wisuda tahun ini mengusung tema A Meaningful Journey: Stepping with Character and Achievement (Sebuah Perjalanan Bermakna: Melangkah dengan Karakter dan Prestasi). Tema tersebut menggambarkan upaya sekolah dalam mengembangkan peserta didik melalui penguatan akademik sekaligus pembentukan karakter.
Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Sekretaris Majelis Dikdasmen dan Pendidikan Nonformal (PNF) PWM Jawa Timur, Phonny Aditiawan Mulyana, S.E., M.M. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pendidik SD Muhammadiyah 24 Surabaya yang telah mendampingi proses pendidikan para siswa selama enam tahun.
“Sebagai bagian dari Majelis Dikdasmen PWM Jatim, saya melihat penanaman karakter di sekolah ini sudah berjalan di jalur yang sangat tepat. Karakter dan prestasi yang ditunjukkan hari ini adalah bukti nyata dari kualitas tata kelola pendidikan yang baik,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Phonny menyampaikan dua pesan kepada siswa dan wali murid. Kepada para wisudawan, ia mengingatkan bahwa kelulusan merupakan awal dari tahapan pendidikan berikutnya yang memiliki tantangan berbeda.
“Karakter Islami dan mentalitas juara yang telah ditempa di SD Muhammadiyah 24 harus tetap melekat dan menjadi tameng di jenjang pendidikan selanjutnya,” ujarnya.
Sementara itu, kepada para wali murid, ia mengajak untuk terus mendampingi perkembangan anak di lingkungan keluarga. Menurutnya, peran keluarga menjadi bagian penting dalam mendukung proses pendidikan yang telah dilakukan sekolah.
“Sinergi antara sekolah dan rumah adalah kunci utama agar capaian prestasi anak-anak bisa terus melejit secara berkelanjutan,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Phonny berharap SD Muhammadiyah 24 Surabaya dapat terus mempertahankan penguatan pendidikan karakter yang selama ini dijalankan. Ia juga berharap para lulusan mampu berkontribusi positif di lingkungan pendidikan maupun masyarakat pada masa mendatang.
Sementara itu, Kepala SD Muhammadiyah 24 Surabaya, Norma Setyaningrum, M.Pd., menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan dasar.
Di hadapan siswa dan wali murid, ia berpesan agar para lulusan tetap menjaga nilai-nilai keislaman yang telah dipelajari selama bersekolah, sekaligus terus mengembangkan kemampuan akademik di jenjang berikutnya.
“Anak-anakku sekalian, kelulusan ini bukanlah akhir, melainkan gerbang awal dari perjuangan yang sesungguhnya. Di mana pun kalian melanjutkan sekolah nanti, jagalah salatmu, hiasi harimu dengan Al-Qur’an, dan tetaplah menjadi anak yang berbakti kepada kedua orang tua. Almamater ini akan selalu bangga melihat kalian tumbuh menjadi generasi yang shalih dan shalihah,” ujarnya.
Norma juga berharap para lulusan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai yang telah ditanamkan selama menempuh pendidikan di sekolah. Menurutnya, bekal karakter dan pengalaman belajar yang diperoleh dapat menjadi modal dalam menghadapi jenjang pendidikan selanjutnya.
Selain itu, ia menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang telah menjalin kerja sama dengan sekolah selama proses pendidikan berlangsung.
“Tak lupa, saya sampaikan banyak terima kasih kepada seluruh wali murid atas sinergi, kepercayaan, dan kerja sama yang luar biasa selama enam tahun ini dalam mendidik putra-putrinya bersama pihak sekolah,” pungkasnya.
Prosesi wisuda berlangsung dengan tertib dan diikuti oleh seluruh siswa kelas VI beserta keluarga mereka. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari penutup perjalanan pendidikan dasar para siswa sekaligus momentum untuk melanjutkan proses belajar pada jenjang yang lebih tinggi. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments