Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Resepsi Milad ke-29 IGABA, PD IGABA Kota Probolinggo Buka Ruang Urun Rembuk untuk Kemajuan Organisasi

Iklan Landscape Smamda
Resepsi Milad ke-29 IGABA, PD IGABA Kota Probolinggo Buka Ruang Urun Rembuk untuk Kemajuan Organisasi
Ketua PD IGABA Kota Probolinggo Arizana Maharany, M.Pd. memberikan sambutan pada Resepsi Milad ke 29 IGABA, nampak Wakil Ketua PD IGABA Prasasti Salvianatan, S.Pd. duduk bersama Sekretaris Umum, Ely Nuryanti, S.Pd. (Umaimah/PWMU.CO).
pwmu.co -

Resepsi Semarak Milad ke-29 Ikatan Guru Aisyiyah Bustanul Athfal (IGABA) Tahun 2026 menjadi ruang silaturahmi sekaligus urun rembuk bagi para guru PAUD Aisyiyah se-Kota Probolinggo. Melalui forum tersebut, guru diberi kesempatan menyampaikan pendapat, saran, masukan, dan harapan untuk kemajuan organisasi, khususnya IGABA Kota Probolinggo.

Kegiatan yang diselenggarakan Pimpinan Daerah IGABA Kota Probolinggo ini berlangsung di aula Kampus Institut Ahmad Dahlan (IAD) Probolinggo, Sabtu (10/10/2026), setelah rangkaian senam massal dan jalan sehat selesai dilaksanakan.

Acara resepsi dipandu Yustinaningtias, S.Pd., dengan pembacaan Al-Qur’an oleh Siti Nurul Qomariah, S.Pd. Selanjutnya, peserta menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Aisyiyah, dan Mars IGABA yang dipandu dirigen Dwi Agustina, S.Pd.

Suasana semakin khidmat ketika Endang Susilowati, S.Pd., guru PAUD Aisyiyah Mentari, menyampaikan kultum. Pesan keislaman tersebut menjadi pengingat bagi para pendidik agar menjadikan pengabdian sebagai bagian dari ikhtiar membentuk generasi berakhlak mulia.

Tiga Momentum Muhasabah

Ketua PD IGABA Kota Probolinggo Arizana Maharany, M.Pd., dalam sambutannya mengajak para guru menjadikan Milad ke-29 sebagai momentum untuk melakukan muhasabah dan memperkuat komitmen dalam mendidik anak usia dini.

Ia mengingatkan bahwa selama 29 tahun, guru-guru Aisyiyah Bustanul Athfal telah menjadi garda terdepan dalam pendidikan anak usia dini. Tugas guru bukan sekadar mengajarkan kemampuan membaca dan menulis, melainkan juga menanamkan tauhid, akhlak, dan kecintaan terhadap Islam sejak dini.

Menurutnya, tema milad, “Meneguhkan Peran Guru Aisyiyah dalam Mewujudkan PAUD Berkualitas Menuju Generasi Emas 2045”, sangat relevan dengan tantangan pendidikan saat ini.

Arizana mengajak para guru melakukan tiga hal penting. Pertama, memperbarui niat, bahwa mengajar di PAUD Aisyiyah merupakan ibadah dan dakwah, bukan sekadar profesi.

Kedua, meningkatkan kompetensi. Guru PAUD Aisyiyah harus terus belajar, kreatif, dan melek teknologi tanpa meninggalkan jati diri Aisyiyah yang lembut dan berkemajuan.

Ketiga, memperkuat ukhuwah. Ia mengingatkan bahwa IGABA merupakan rumah bersama bagi para guru untuk saling menguatkan dan berbagi, bukan saling bersaing.

SMPM 5 Pucang SBY

Dalam sambutannya, Arizana juga menyampaikan permohonan maaf apabila kepemimpinannya masih memiliki kekurangan. Ia menegaskan bahwa perjalanan IGABA selama 29 tahun merupakan hasil perjuangan bersama dalam mendidik anak-anak dengan kasih sayang dan keikhlasan.

“Jasa guru PAUD mungkin tidak tertulis dengan tinta emas, tapi doa-doa anak didik kita akan mengalir terus menjadi amal jariyah,” tuturnya.

Ia pun mengajak para guru untuk terus menjadi pendidik yang tulus, ceria, dan berkemajuan, sekaligus menjadi ibu kedua bagi anak-anak didiknya.

Guru Diberi Ruang Menyampaikan Gagasan

Agenda berikutnya menjadi salah satu bagian penting dalam resepsi, yakni sesi berbagi dan jajak pendapat yang dipandu Wakil Ketua IGABA Kota Probolinggo Prasasti Salvianatan, S.Pd.

Dalam forum tersebut, guru dari berbagai lembaga PAUD Aisyiyah se-Kota Probolinggo diajak menyampaikan pandangan tentang organisasi. Para peserta mendapat ruang untuk mengutarakan saran, masukan, dan harapan terkait kegiatan serta arah pengembangan IGABA ke depan.

Forum urun rembuk ini membuka kesempatan bagi para guru untuk terlibat aktif dalam proses penguatan organisasi. Pengalaman dan gagasan dari berbagai satuan PAUD diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menyusun langkah bersama.

Resepsi ditutup sekitar pukul 10.45 WIB dengan doa penutup yang dipimpin pembawa acara. Para guru diharapkan membawa semangat kebersamaan dan hasil pemikiran dari forum tersebut kembali ke lembaga masing-masing.

Milad ke-29 IGABA bukan hanya menjadi perayaan perjalanan organisasi, melainkan juga momentum memperbarui niat, meningkatkan kompetensi, dan memperkuat ukhuwah. Melalui komunikasi terbuka dan ruang urun rembuk, IGABA Kota Probolinggo berikhtiar terus bertumbuh demi meningkatkan kualitas pendidik dan pendidikan anak usia dini. (*)

Revisi Oleh:
  • Amanat Solikah - 10/10/2026 21:24
SD Kreatif
Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu