Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Revitalisasi Sekolah Dorong Pertumbuhan Ekonomi Majalengka

Iklan Landscape Smamda
Revitalisasi Sekolah Dorong Pertumbuhan Ekonomi Majalengka
Mendikdasmen Abdul Mu’ti saat kunjungan ke Majalengka. Foto: Humas Kemendikdasmen/PWMU.CO
pwmu.co -

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti meresmikan program revitalisasi satuan pendidikan di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Selasa (20/1). Program tersebut dinilai tidak hanya meningkatkan mutu pendidikan, tetapi juga berkontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Peresmian dilakukan di dua lokasi, yakni kompleks Yayasan Al Mizan serta SMP Negeri 1 Jatiwangi. Secara keseluruhan, terdapat 59 satuan pendidikan di Kabupaten Majalengka yang telah menyelesaikan program revitalisasi.

Peresmian pertama dilaksanakan di Yayasan Al Mizan untuk TK Al Mizan dan SMK Al Ma’arif. Selanjutnya, peresmian dilanjutkan di SMP Negeri 1 Jatiwangi untuk 57 satuan pendidikan lainnya yang meliputi 1 PAUD, 25 SD, 21 SMP, 2 SMA, 4 SMK, dan 4 SLB.

Dalam sambutannya di Yayasan Al Mizan, Menteri Mu’ti menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung satuan pendidikan negeri maupun swasta. Ia menyebutkan bahwa pada 2025, sebanyak 23 persen alokasi program revitalisasi diperuntukkan bagi sekolah swasta.

“Kami memandang sekolah swasta sebagai mitra strategis pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujarnya.

Sementara itu, 77 persen alokasi revitalisasi diberikan kepada sekolah negeri. Kebijakan tersebut, menurut Menteri Mu’ti, bertujuan agar seluruh satuan pendidikan dapat berkembang secara merata. “Yang kualitasnya sudah baik kita pertahankan, yang masih tertinggal kita angkat, sehingga semuanya dapat maju bersama,” imbuhnya.

Wakil Bupati Majalengka Dena Muhamad Ramadhan mengapresiasi pelaksanaan program revitalisasi yang dinilai berdampak signifikan terhadap kualitas hidup masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah. Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan revitalisasi dengan metode swakelola mendorong partisipasi aktif masyarakat sekaligus memperkuat ekonomi lokal.

“Data BPS Kabupaten Majalengka menunjukkan adanya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia, penurunan angka kemiskinan, kenaikan rata-rata lama sekolah, serta pertumbuhan ekonomi hingga 9 persen pada 2025, tertinggi di wilayah III Cirebon,” ungkapnya.

Temuan tersebut sejalan dengan kajian Lembaga Penelitian, Pendidikan, dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES) yang menyebutkan bahwa Program Revitalisasi Satuan Pendidikan berkontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Setiap kenaikan 1 persen alokasi dana revitalisasi berkorelasi dengan peningkatan PDRB provinsi sebesar 0,527 persen melalui perputaran ekonomi lokal dan penyerapan tenaga kerja.

Fondasi Pendidikan Bermutu

Dalam pidatonya di SMP Negeri 1 Jatiwangi, Menteri Mu’ti menegaskan bahwa revitalisasi satuan pendidikan merupakan bagian dari upaya menyeluruh Kemendikdasmen untuk mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua.

“Program revitalisasi ini terintegrasi dengan digitalisasi pembelajaran, peningkatan kualitas guru, serta penguatan karakter melalui pembelajaran mendalam dan budaya sekolah yang aman dan nyaman,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang aman dan memuliakan peserta didik. “Sekolah harus menjadi ruang yang membuat anak belajar dengan gembira dan aman,” katanya.

Dampak Nyata di Sekolah

Pelaksana Tugas Kepala TK Al Mizan, Ela Ariesta, menyampaikan bahwa sebelum revitalisasi, sekolah menghadapi keterbatasan ruang dan fasilitas. Kini, sekolah tersebut telah memiliki ruang UKS, toilet baru, serta alat permainan edukatif dalam dan luar ruangan.

“Alhamdulillah, setelah revitalisasi fasilitas sekolah jauh lebih baik dan anak-anak semakin semangat bersekolah,” ujarnya.

Sementara itu, SMK Al Ma’arif menerima bantuan berupa pembangunan Ruang Praktik Siswa (RPS) Teknik Sepeda Motor dan Laboratorium IPA. Kepala SMK Al Ma’arif Joharul Aripin menyebut fasilitas tersebut membuat pembelajaran praktik lebih optimal dan sesuai standar industri.

Hal senada disampaikan Daman, siswa kelas XI jurusan Teknik Sepeda Motor, yang mengaku lebih bersemangat belajar dengan ruang praktik yang lebih luas dan tertata.

Penguatan Mutu melalui Sosialisasi TKA

Di SMP Negeri 1 Jatiwangi, peresmian revitalisasi juga dirangkaikan dengan sosialisasi persiapan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SD dan SMP oleh Pusat Asesmen Pendidikan, BSKAP.

Dalam sosialisasi tersebut dijelaskan bahwa TKA tetap dapat dilaksanakan meskipun terdapat keterbatasan sarana melalui pengaturan teknis tertentu. Hasil TKA nantinya terintegrasi dengan asesmen nasional dan rapor pendidikan yang menjadi rujukan jalur prestasi peserta didik serta akreditasi satuan pendidikan.(*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu