Peserta Mukhayyam Penerimaan Tamu Qobilah Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (HW) Umar Hasyim Pondok Pesantren Modern Asy-Syifa’ Muhammadiyah Blimbingrejo, Nalumsari, Jepara, berangkat menuju Buper Taman Sardi, Kudus, Jumat (2/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung hingga Ahad (4/10/2026) tersebut mengangkat tema “Berkarakter di Dalam, Bermanfaat di Luar.” Mukhayyam menjadi bagian dari kegiatan kepanduan santri yang diisi dengan aktivitas alam terbuka, kerja sama, kedisiplinan, dan berbagai tantangan kelompok.
Sebelum keberangkatan, peserta mengikuti pemeriksaan perlengkapan dan apel persiapan di halaman asrama masing-masing mulai pukul 07.00 WIB. Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan peserta dan perlengkapan yang dibutuhkan selama mengikuti rangkaian Mukhayyam.
Setelah pemeriksaan, peserta mengikuti apel persiapan keberangkatan. Dalam apel tersebut, peserta mendapat arahan untuk menjaga ketertiban, kekompakan, dan kedisiplinan selama kegiatan. Mereka juga diingatkan untuk menjaga nama baik Pondok Pesantren Modern Asy-Syifa’ Muhammadiyah Blimbingrejo dan Qobilah Umar Hasyim.
Mudir Ponpes Asy-Syifa’ Blimbingrejo, Ustaz Hery Huzaeri, menyampaikan bahwa arahan tersebut penting agar peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sesuai ketentuan.
“Apel tersebut menjadi momentum untuk kembali memberikan arahan kepada peserta agar senantiasa menjaga ketertiban, kekompakan, kedisiplinan, serta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Sebelum rombongan berangkat, peserta juga mengikuti doa bersama. Untuk bagian putra, doa dipimpin Ustaz Abdulloh, sedangkan bagian putri dipimpin Ustaz Ahmad Abdillah.
Lima Pos, Lima Tantangan Karakter
Selama tiga hari di Buper Taman Sardi, peserta mengikuti berbagai agenda, mulai dari apel pembukaan, salat berjamaah, outbound, pentas seni, jelajah alam, kegiatan kepanduan, hingga permainan dan tantangan kelompok.
Salah satu agenda utama adalah Jelajah Alam dengan konsep “5 Pos–5 Karakter”. Lima pos tersebut terdiri atas Jejak Iman, Survival Scout, River Challenge, Adrenalin Adventure, serta Smart & Healthy.
Setiap pos dirancang dengan tantangan berbeda. Jejak Iman mengasah wawasan keislaman dan ketepatan peserta. Survival Scout berfokus pada keterampilan kepanduan dan kerja sama. Sementara itu, River Challenge melatih keberanian peserta dalam menghadapi tantangan.
Adrenalin Adventure diarahkan untuk melatih daya juang dan ketangguhan mental. Adapun Smart & Healthy menggabungkan tantangan kecerdasan dengan kepedulian terhadap kesehatan.
Selain jelajah alam, peserta juga mengikuti berbagai kegiatan kelompok yang membutuhkan kerja sama dan kedisiplinan. Rangkaian tersebut menjadi bagian dari pembinaan santri melalui aktivitas kepanduan dan alam terbuka.
Hery Huzaeri berharap peserta dapat mengikuti seluruh kegiatan dengan tertib dan menjadikan pengalaman selama Mukhayyam sebagai bekal untuk kehidupan sehari-hari.
“Jaga semangat, raih ilmu, ukir prestasi, untuk masa depan,” pungkas Ustaz Hery Huzaeri. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments