Tiga mahasiswa semester 1 Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) berhasil menempati seluruh posisi puncak dalam pemilihan Duta Kampus Umsura. Di antara 221 peserta dari berbagai program studi dan fakultas, ketiganya keluar sebagai yang terbaik.
Mereka adalah Nasywa Athaya Amirah Putri sebagai Winner, Tri Yogi Selo Fernando sebagai 1st Runner Up, dan Muhammad Mubarokah sebagai 2nd Runner Up.
Pemilihan Duta Kampus Umsura ini dilaksanakan pada tanggal 29 Oktober 2026 di Gedung At-Ta’awun Lantai 23 Umsura.
Ajang tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menunjukkan kepribadian, kemampuan berkomunikasi, dan wawasan, sekaligus sarana mengenalkan wajah kampus kepada masyarakat luas.
Persaingan dalam ajang ini tergolong ketat. Sebanyak 221 peserta mengikuti proses seleksi yang berlapis. Setelah melewati seleksi, 30 peserta lolos ke tahap berikutnya, dan akhirnya dipilih tiga orang terbaik.
Peserta berasal dari beragam prodi dan fakultas, tetapi seluruh posisi puncak berhasil diraih mahasiswa Fakultas Hukum.
Seleksi dilakukan melalui empat tahapan, yaitu seleksi berkas, wawancara, speech atau pidato, dan sesi tanya jawab (Q&A).
Keempat tahap tersebut menguji kesiapan peserta secara menyeluruh, mulai dari kelengkapan administrasi, kepribadian, kemampuan menyampaikan gagasan di depan umum, hingga kemampuan berpikir dan menjawab pertanyaan secara spontan.
Capaian ketiganya tergolong istimewa. Sebagai mahasiswa yang baru memasuki semester 1, mereka belum lama menjalani kehidupan kampus.
Namun, mereka mampu melewati seleksi dari ratusan peserta dan merebut tiga posisi teratas. Hasil ini menunjukkan bahwa semangat, kepercayaan diri, dan kesiapan mahasiswa baru patut diperhitungkan.
Sebagai pemenang utama, Nasywa Athaya Amirah Putri terpilih menjadi Duta Kampus Umsura. Sementara itu, Tri Yogi Selo Fernando dan Muhammad Mubarokah, yang masing-masing meraih posisi 1st dan 2nd Runner Up, turut melengkapi jajaran tiga terbaik yang seluruhnya berasal dari Fakultas Hukum.
Bagi mahasiswa hukum, kemampuan berbicara di depan umum, berpikir kritis, dan menjaga etika merupakan bekal penting dalam dunia profesi.
Tahap speech dan Q&A dalam seleksi ini sejalan dengan kebutuhan tersebut, karena seorang calon praktisi hukum dituntut mampu menyampaikan gagasan dengan jelas dan menjawab pertanyaan dengan tenang. Keikutsertaan dalam ajang seperti ini menjadi cara untuk mengasah kemampuan tersebut sejak dini, tanpa harus menunggu lulus.
Prestasi ini juga menjadi kebanggaan bagi Fakultas Hukum Umsura. Kehadiran tiga mahasiswa baru di podium menunjukkan bahwa lingkungan akademik dan pembinaan di fakultas mampu mendorong mahasiswanya untuk berani tampil dan berprestasi di luar ruang kuliah.
Gelar duta kampus membawa tanggung jawab yang tidak ringan. Para duta diharapkan dapat menjadi teladan bagi mahasiswa lain, mengenalkan Umsura dengan citra yang baik, serta mencerminkan nilai-nilai yang dijunjung perguruan tinggi Muhammadiyah, sambil tetap menjaga prestasi akademik.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan tidak menyangka bisa terpilih. Ini hasil dari doa, dukungan keluarga, dan teman-teman. Semoga saya bisa membawa nama baik Umsura,” ucap Nasywa Athaya Amirah Putri, mahasiswa Hukum Umsura
Prestasi tiga mahasiswa semester 1 ini diharapkan dapat memotivasi mahasiswa lainnya untuk berani mencoba, mengembangkan potensi, dan berkontribusi bagi kampus. Sebab, prestasi tidak harus menunggu senior atau semester akhir.
Dengan kemauan, persiapan, dan dukungan lingkungan yang baik, mahasiswa baru pun bisa menjadi wajah terbaik kampusnya.(*)






0 Tanggapan
Empty Comments