Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Semarak HUT ke-79 RI, SMPM 12 Sendangagung Suguhkan Dua Musik Tradisional di Karnaval Lembaga Pendidikan

Iklan Landscape Smamda
Semarak HUT ke-79 RI, SMPM 12 Sendangagung Suguhkan Dua Musik Tradisional di Karnaval Lembaga Pendidikan
pwmu.co -
Dua musik tradisional milik SMPM 12 (Jidor Surya Nada dan Tongklek Pelajar Bersinar) saat disiapkan mengikuti kegiatan karnaval Desa Sendangagung, Selasa 27 Agustus 2024. (Gondo Waloyo/PWMU.CO)

PWMU.CO – Dalam rangka menyemarakkan HUT ke-79 RI SMPM 12 Sendangagung, Paciran, Lamongan, Jawa Timur menyuguhkan dua musik tradisional, jidor Surya Nada dan Tongklek Pelajar Bersinar di Karnaval Lembaga Pendidikan Sendangagung, Selasa (27/8/2024).

Kegiatan yang diadakan rutin setiap tahun oleh Pemerintahan Desa (Pemdes) Sendangagung ini dibagi menjadi dua kelompok di hari yang berbeda, karnaval lembaga pendidikan hari Selasa 27 Agustus 2024 dan karnaval umum (antar RT) Rabu 28 Agustus 2024. Kegiatan dimulai jam 13.00 dan berakhir 16.30 WIB.

Kegiatan ini merupakan ajang penampilan kreativitas seni dan potensi yang di miliki lembaga pendidikan maupun RT di desa yang terletak tiga kilometer sebelah selatan kota Kecamatan Paciran ini.

Tidak ketinggalan SMPM 12 Sendangagung sebagai bagian dari lembaga pendidikan yang berada di Barat Laut kampung Sendangagung atau berdampingan dengan Pondok Pesantren Al-Ishlah mengerahkan 1200 muridnya untuk mengikuti kegiatan karnaval dengan berbagai kreativitas yang menarik.

SMPM 12 Sendangagung Suguhkan Jidor Surya Nada di Karnaval Lembaga Pendidikan Sendangagung, Selasa 27 Agustus 2024 (Gondo Waloyo/PWMU.CO)

Diantara penampilan SMPM 12 Sendangagung adalah Jidor Surya Nada dan Tongklek Pelajar Bersinar. Jidor menjadi satu satunya penampilan yang tidak dimiliki lembaga lain sedangkan tongklek yang merupakan musik tradisional khas Kabupaten Tuban ini ada dua lembaga yang memiliki, MA Al-Ishlah dan SMPM 12.

Tongklek Pelajar Bersinar ini dimainkan oleh anak-anak SMPM 12 Sendangagung yang berasal dari Sumurgayam dan karnaval tahun ini mereka menancapkan tonggak penting penuh sejarah karena ini merupakan tampilan perdana. Hal ini diungkapkan oleh koordinator tongklek SMPM 12 Habib Chirzin SP.

“Al hamdulillah setelah beberapa kali latihan dibina oleh santri MA Al-Ishlah akhirnya anak Sumurgayam yang berstatus tidak mondok ini memiliki paguyuban tongklek.”

Iklan Landscape UM SURABAYA

“Semoga ini bisa menjadi wadah mereka untuk lebih eksis dan mampu bersaing dengan santri Al-Ishlah, karena dengan memiliki panggung mereka bisa menyalurkan energi bakat dan kreasi untuk dijadikan panggung potensi mereka,” kata alumnus IPB Bogor tahun 2011 ini.

Kepala SMPM 12 Sendangagung, Aminuddin SPd sependapat dengan Ustadz asal Modo Lamongan ini.

“Bahwa SMPM 12 Sendangagung selain punya jidor yang dirintis Ustadz Gondo Waloyo kini SMPM 12 Sendangagung punya tongklek, semoga ini dijadikan ajang komunikasi positif bagi anak Sumurgayam,” harap pria yang sedang menempuh S2 di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini. (*)

Penulis Gondo Waloyo Editor Alfain Jalaluddin Ramadlan

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu