Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Driyorejo Gresik menggelar pembinaan bagi Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) sebagai upaya memperkuat nilai keislaman dan ideologi persyarikatan di kalangan guru dan tenaga kependidikan, Sabtu (7/2/2026).
Kegiatan berlangsung khidmat di aula SMP Muhammadiyah 14 Driyorejo (Spemia) dan diikuti 65 peserta dari delapan sekolah AUM Driyorejo. Hadir Ketua PCM Driyorejo, Ketua Majelis Dikdasmen PCM Driyorejo, kepala sekolah, serta guru dari Spemia, SD Muhammadiyah 1 Driyorejo (SD Mudri), KB-TK Aisyiyah Bustanul Athfal 38 Driyorejo, KB-TK ABA 45 Bambe, dan KB-TK ABA 49 Griya Kencana.
Dalam tausiyahnya, Ketua PCM Driyorejo, H. Abdul Wahab, MM. menegaskan setiap amal kebaikan memiliki pahala, namun dapat berkurang bahkan hilang akibat dosa yang dilakukan terus-menerus. Karena itu, shalat harus menjadi fondasi utama kehidupan muslim sekaligus benteng moral bagi insan AUM.
“Shalat bukan sekadar kewajiban, tetapi kebutuhan rohani. Jika ditegakkan dengan benar, shalat mencegah perbuatan keji dan mungkar,” ujarnya.
Ia mengingatkan bahwa warga Muhammadiyah memiliki tanggung jawab sebagai teladan masyarakat. Selain profesional dalam bekerja, mereka juga harus menunjukkan integritas spiritual melalui kedisiplinan beribadah. Menurutnya, kekuatan amal usaha tidak hanya terletak pada manajemen, tetapi juga keteguhan nilai agama.
Pembinaan dimulai pukul 08.00 WIB selama dua jam dengan pembawa acara Dhyaul Ilmi Al Fattawa, S.Pd., guru Al-Islam Spemia. Peserta tampak antusias mengikuti materi, terutama saat diskusi menjaga keistikamahan ibadah di tengah aktivitas mengajar.
Ketua Majelis Dikdasmen PCM Driyorejo, Sutikno berharap kegiatan ini menjadi momentum refleksi. Penguatan kemuhammadiyahan, katanya, harus dimulai dari pembinaan pribadi, khususnya ibadah wajib.
“Usahakan shalat tepat waktu. Jika ada aktivitas penting, tetap kerjakan shalat pada waktunya dan jangan sampai melalaikan,” tegas Abdul Wahab.
Ia juga menjelaskan ketentuan shalat qadha dan qasar disertai hadis pendukung. Menurutnya, kualitas ibadah menentukan kualitas amal lain.
“Jika shalat terjaga, insyaAllah amal lain mengikuti. Jika diabaikan, dosa perlahan menggerus pahala,” tuturnya.
Melalui pembinaan ini, PCM Driyorejo berkomitmen menghadirkan program penguatan spiritual berkelanjutan agar AUM menjadi pilar dakwah yang memberi manfaat luas bagi masyarakat.






0 Tanggapan
Empty Comments