Farzana Allya Ramadhani, siswi kelas 5-E SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya (Mudipat), meraih prestasi gemilang dalam Kejuaraan Basket KU-11 Putri Kejurkot Perbasi Surabaya 2026. Ia berhasil membawa tim The Lion Surabaya menjadi juara sekaligus menyabet penghargaan individu Top Score.
Kejuaraan yang digelar Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Surabaya pada 12–26 September 2026 itu diikuti enam klub basket dengan total 80 atlet putri. Ajang ini menjadi salah satu kompetisi berjenjang bagi atlet basket usia dini di Surabaya.
Farzana, yang akrab disapa Fana, menjadi satu-satunya siswi Mudipat yang mengikuti kejuaraan tersebut. Di tengah persaingan para atlet muda, ia tidak hanya berkontribusi membawa timnya meraih gelar juara, tetapi juga menunjukkan kemampuan individu yang menonjol.
“Alhamdulillah, tim kami The Lion Surabaya berhasil menyapu bersih semua pertandingan dari babak penyisihan pool hingga final, sehingga kami mendapatkan gelar champion dan berhak atas gold medal pada turnamen bergengsi ini,” ungkapnya, Senin (19/10/2026).
Performa Fana juga mengantarkannya meraih penghargaan Top Score, yakni pemain dengan total poin terbanyak sepanjang pertandingan. Tak hanya itu, ia dipercaya pelatih Eviliana Winarto menjadi kapten tim.
Tanggung jawab sebagai kapten menjadi pengalaman tersendiri bagi Fana. Ia harus menjaga kekompakan tim, meredakan ketegangan ketika pertandingan berlangsung ketat, sekaligus menyemangati rekan-rekannya agar tetap fokus dan berjuang hingga akhir.
Meski mengaku lelah, pengalaman tersebut menjadi bagian berharga dari perjuangannya bersama The Lion Surabaya.
“Capek? Pastilah, tapi semuanya terbayar lunas saat seluruh pemain tim kami berdiri di atas podium menerima medali emas serta trofi juara,” ceritanya.
Putri pasangan H. Winoto Widiasmoro, S.T., M.M. dan Dr. Hj. Fatmah ini berharap prestasinya menjadi pijakan untuk terus berkembang.
Ia ingin meningkatkan kemampuan sekaligus mempertahankan gelar juara pada kompetisi kelompok umur 12 tahun mendatang.
“Mudah-mudahan saya bisa terus meningkatkan performa dan mempertahankan gelar champion di jenjang kelompok umur 12 tahun depan,” harapnya.
Tantangan berikutnya sudah menanti Fana. Pada 20 Oktober 2026, ia dijadwalkan berangkat ke Singapura untuk mengikuti Turnamen Basket Internasional Asia Pacific Cup 2026.
Dalam ajang tersebut, Fana akan bergabung dengan 11 pemain basket putri lainnya dari berbagai kota di Indonesia. Mereka akan berjuang membawa nama Indonesia dalam kompetisi internasional itu.
Keikutsertaan Fana menjadi kesempatan untuk menambah pengalaman bertanding sekaligus menguji kemampuannya di level internasional. Setelah meraih gelar juara dan penghargaan individu di Surabaya, ia kini bersiap menghadapi persaingan yang lebih luas.
Fana pun memohon doa agar dapat memberikan hasil terbaik dalam turnamen tersebut.
“Mohon doanya ya teman-teman, semoga Fana diberi kemenangan yang membawa kebajikan. Aamiin,” tutupnya. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments