SMP Muhammadiyah 1 (Mutu) Babat menggelar Sosialisasi Pencegahan Radikalisme dan Terorisme di Aula Masjid Taqwa Babat, Rabu (10/12/2025). Kegiatan bertema “Peran Pelajar sebagai Agen Perdamaian dalam Mewujudkan Generasi Emas” ini menjadi bagian penting dalam memberikan wawasan kebangsaan kepada siswa usia remaja.
Kepala SMP Mutu Babat, M. Sande Ariawan, menegaskan bahwa kemudahan akses digital saat ini membuat pelajar sangat rentan terpapar informasi yang keliru.
“Jika tidak disaring dengan benar, informasi itu dapat merusak pola pikir kalian. Mari kita jaga sekolah ini dengan kreativitas dan prestasi,” ujarnya.
Sapari, S.Sos., M.M., Kabid Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik Bakesbangpol Lamongan, turut memberikan pembekalan. Ia mengingatkan bahwa pelajar harus saling mengingatkan bila menemukan hal mencurigakan di lingkungan sekitar.
“Usia kalian sangat mudah terpengaruh informasi yang tidak benar. Tetap waspada dan jaga pergaulan,” pesannya.

Brigadir Bayu Triono dari Densus 88 AT Lamongan menambahkan bahwa paham radikal kerap menyasar siswa yang suka menyendiri atau terlalu fokus pada gawai. Ia mendorong siswa untuk saling merangkul teman yang tampak menarik diri dari pergaulan.
“Informasi sekecil apa pun sangat berharga untuk mencegah radikalisme dan perundungan. Mari kita jaga diri, keluarga, dan lingkungan,” ujarnya.
Perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan, Hariyono, juga memberi motivasi agar siswa terus berprestasi. Ia menegaskan bahwa 20–30 tahun mendatang, para pelajar inilah yang akan menjadi pemimpin bangsa.
“Mari bersama mewujudkan Generasi Emas Indonesia, dimulai dari SMP Muhammadiyah 1 Babat,” tuturnya.





0 Tanggapan
Empty Comments