Sumatif Tengah Semester (STS) hari ke-5 di SMP Muhammadiyah 14 Driyorejo (Spemia) dilaksanakan pada Jumat, (25/9/2026). Pelaksanaan STS diikuti oleh seluruh siswa kelas VII, VIII, dan IX.
Berbeda dengan kelas VII yang STS nya berupa teori, kelas VIII dan IX STS berupa praktik. Kelas VIII menampilkan drama dalam bahasa Jawa dan kelas IX menampilkan pertunjukan seni yaitu pantonim.
Pantonim adalah salah satu pertunjukkan yang menampilkan cerita melalui gerak tubuh serta ekspresi wajah tanpa bicara. Pada mata pelajaran seni budaya, pantonim menjadi salah satu materi ajar.
Ainin Nurul Hayati selaku guru seni budaya di Spemia menjelaskan tujuan STS kali ini menampilkan pantonim adalah untuk mengasah seni teater siswa dan siswi Spemia terutama di ekspresi, gerak, serta teknik-teknik. Tantangannya di sini adalah bagaimana bisa mengekspresikan atau menceritakan sesuatu tanpa harus bicara,
Siswa kelas IX Al Khawarizmi berjumlah 33 siswa yang dibagi menjadi 7 kelompok dengan judul yang berbeda-beda setiap kelompok. Temanya di antara lain, bermain bersama-sama, olahraga pagi bersama teman, lebih seru bermain bersama teman, petak umpet, bermain dan senam bersama teman, bermain di taman, dan pergi bermain.
“Agak gugup dan senang, takut banget salah antara lagu sama gerakan,” ujar Gaby salah satu siswa dari kelompok yang berjudul petak umpet.
Anggotanya terdiri dari empat orang yaitu Gaby, Keyla, Najma, dan Hashiifah. Ia merasa lega karena kelompoknya selesai tampil.
“Alhamdulillah berjalan dengan lancar, tipsnya sering latihan dan mengingat ketukan lagunya. Selain itu ia juga mengaku jika hanya latihan selama 3 hari,” tambahnya.
Pantomim
Kelompok laki-laki yang terdiri dari Leavy, Maher, Adil, Affan, dan Aeshan sangat menarik perhatian penonton dari awal hingga akhir mereka pantonim, juga gaya di awal dan di akhir yang kreatif memicu sorakan heboh yang melihat kelompok mereka. Kelompok ini mengaku hanya latihan 4 hari.
“Tantangannya, waktu membeli bahan seperti make up nya, kurang fokus juga saat latihan. Tapi saya sangat bangga karena banyak yang ketawa sama pertunjukkannya,” jelas Leavy terlihat antusias dan senang.
Affan anggotanya yang lain juga menambahkan jika waktu latihan kita juga kurang komunikasi sehingga ada yang tidak bisa ikut, kostumnya mau kostum pantonim tapi karena terkejar deadline akhirnya memakai kemeja putih dan sebagian pakai kaos hitam.
Meskipun begitu ustadzah Ainin begitu bangga melihat peserta didiknya hari ini yang tampil begitu maksimal.
“Alhamdulillah lancar, sukses, dan mereka menampilkan yang terbaik dari versi mereka. Hari ini mereka luar biasa sekali di luar ekspetasi saya. Karena waktu konsultasi STS belum seperti itu, ketika tampil hasilnya maksimal,” ungkap Ainin bangga.
Ustadzah Ainin juga menetapkan tiga kelompok terbaik dari tujuh kelompok. Pertama, kelompok berjudul lebih seru bermain bersama teman yang beranggotakan Leavy, Maher, Adil, Affan, dan Aeshan. Kedua, kelompok berjudul bermain bersama-sama yang beranggotakan Vanessa, Angel, Hasna, dan Nesya. Ketiga, kelompok berjudul olahraga pagi bersama teman yang beranggotakan Paul, Pandu, Abid, Jafar, dan Alphard. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments