Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Tasyakuran HUT RI di Balun, Warga Lintas Agama Rayakan Kemerdekaan Bersama KKN 195 UMM

Iklan Landscape Smamda
Tasyakuran HUT RI di Balun, Warga Lintas Agama Rayakan Kemerdekaan Bersama KKN 195 UMM
Tasyakuran HUT RI di Balun, Warga Lintas Agama Rayakan Kemerdekaan Bersama KKN 195 UMM
pwmu.co -

Tasyakuran HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Balun, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan, berlangsung lintas agama dengan melibatkan umat Islam, Kristen, dan Hindu, Minggu malam (16/8/2026). Mahasiswa KKN Kelompok 195 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) turut mengikuti kegiatan bersama masyarakat setempat.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Balun H. Khusyairi beserta perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, warga, serta mahasiswa KKN Kelompok 195 UMM. Mereka berkumpul dalam satu forum untuk mengikuti rangkaian tasyakuran sebagai bagian dari peringatan kemerdekaan Republik Indonesia.

Sejak awal acara, warga mulai berkumpul dengan membawa hidangan untuk disantap bersama. Mahasiswa KKN 195 UMM turut berbaur dengan masyarakat dan mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai.

Salah satu bagian kegiatan yang menarik perhatian adalah rangkaian doa yang melibatkan tiga agama. Tokoh dari agama Islam, Kristen, dan Hindu secara bergantian memimpin doa sesuai tata cara dan keyakinan masing-masing.

Warga yang hadir mengikuti rangkaian tersebut dengan tertib. Keterlibatan tiga agama dalam satu forum menjadi bagian dari pelaksanaan tasyakuran yang digelar masyarakat Desa Balun dalam memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Kepala Desa Balun, H. Khusyairi, mengatakan tasyakuran menjadi salah satu momentum untuk menjaga kebersamaan dan kerukunan masyarakat.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap kebersamaan, persatuan, dan kerukunan masyarakat Desa Balun dapat terus terjaga. Perbedaan yang ada bukan menjadi penghalang, tetapi justru menjadi kekuatan untuk bersama-sama membangun desa,” ujarnya.

SMPM 5 Pucang SBY

Menurut Khusyairi, kegiatan yang mempertemukan berbagai unsur masyarakat tersebut menjadi kesempatan bagi warga untuk terus menjaga hubungan baik dalam kehidupan sehari-hari.

Mahasiswa KKN Kelompok 195 UMM juga mengikuti kegiatan sebagai bagian dari interaksi mereka dengan masyarakat selama menjalankan program pengabdian di Desa Balun. Kehadiran mahasiswa tidak hanya menjadi bagian dari peserta tasyakuran, tetapi juga menjadi kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan warga dan mengikuti tradisi masyarakat setempat dalam memperingati kemerdekaan.

Rangkaian tasyakuran berlangsung dalam suasana kebersamaan. Warga dari berbagai latar belakang agama duduk bersama mengikuti kegiatan yang sama, sementara tokoh agama mendapat kesempatan memimpin doa secara bergantian.

Bagi mahasiswa KKN 195 UMM, kegiatan tersebut menjadi pengalaman untuk melihat secara langsung kehidupan sosial masyarakat Desa Balun yang melibatkan berbagai unsur agama dalam kegiatan kemasyarakatan.

Setelah seluruh rangkaian tasyakuran selesai, masyarakat bersama mahasiswa KKN Kelompok 195 UMM, pemerintah desa, dan tokoh masyarakat mengabadikan kegiatan melalui foto bersama. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Balun. (*)

SD Kreatif
Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu