PWMU.CO – Universitas Ahmad Dahlan (UAD) resmi meluncurkan Pusat Studi Kebijakan Publik (PSKP) di Amphiteater Museum Muhammadiyah, Yogyakarta.
Hal ini sebagai wujud komitmen untuk memberikan dampak signifikan bagi masyarakat melalui riset, diskusi, advokasi kebijakan, dan kolaborasi lintas disiplin.
Peluncuran PSKP ini terhadiri oleh sivitas akademika UAD, aktivis, dan perwakilan organisasi mahasiswa se-Yogyakarta. Termasuk Rektor UAD, Prof Muchlas MT dan Kepala PSKP UAD, Dr Azaki Khoirudin MPd.
Berpihak pada Nilai-Nilai UAD
Lebih lanjut, kegiatan ini bersamaan dengan Seminar bertema “Kampus: Kebijakan Publik dan Riset Berdampak” dan Kelas Opini Publik.
Dalam sambutannya, Dr Azaki Khoirudin menegaskan bahwa PSKP akan berpihak pada nilai-nilai UAD, berbasis ilmiah, dan melibatkan kolaborasi antar program studi.
“Kami akan memulai riset bertajuk 7 Anak Indonesia Hebat yang melibatkan dosen-dosen terkait. Selain riset, PSKP juga akan fokus pada diskusi, advokasi kebijakan, dan kolaborasi lintas kemitraan” ujar Azaki.
Ia juga mengumumkan bahwa PSKP menyelenggarakan pelatihan Kelas Opini Publik yang akan dibimbing oleh mentor berpengalaman.
“PSKP menjadi wadah transisi bagi teman-teman untuk bergabung, dan pasca-peluncuran ini. Kami akan menggelar berbagai kegiatan riset dan pelatihan kedepannya” tambah Azaki.
Sementara itu, Rektor UAD, Prof Muchlas MT menyampaikan bahwa pendirian PSKP bertujuan untuk mengakomodasi berbagai bidang ilmu guna merespons kebijakan publik.
“Saat ini, kita tidak bisa lepas dari kebijakan-kebijakan pemerintah. UAD perlu memberikan komitmen untuk mencermati kebijakan yang dibuat agar dapat memberikan masukan yang konstruktif” tegas Muchlas.
Beri Dampak Nyata
Ia menambahkan bahwa harapannya pusat studi ini mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui pendekatan ilmiah dan kolaboratif.
Acara peluncuran PSKP terangkai dengan Seminar bertema “Kampus: Kebijakan Publik dan Riset Berdampak” yang menghadirkan dua narasumber ternama.
Yaitu Prof Maila Dinia Husni Rahiem MA PhD. (Penasihat Ahli Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia) dan Dr Phil Ahmad Norma Permata SAg MA (Dewan Pakar Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik).
Seminar ini membahas peran kampus dalam menghasilkan riset yang berdampak pada kebijakan publik. Setelah seminar, acara berlanjut dengan Kelas Opini Publik sebagai bagian dari upaya PSKP untuk meningkatkan kemampuan menulis opini yang kritis dan berbasis data.
Peluncuran PSKP ini menandai langkah strategis UAD dalam memperkuat peran akademiknya di ranah kebijakan publik.
Ke depan, PSKP akan menjadi platform bagi sivitas akademika untuk menghasilkan solusi berbasis penelitian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan pemerintah.





0 Tanggapan
Empty Comments