Setelah melaksanakan Musyawarah Ranting (Musyran) pada Jumat (25/7/2025), Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) Desa Ngemboh, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, langsung bergerak cepat.
Hanya berselang sepekan setelah Musyran, pengurus baru periode 2025-2027 yang telah terbentuk menggelar Rapat Kerja (Raker) di Pantai Putri Klayar, Desa Kemantren, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Sabtu-Minggu (2-3/8/2025).
Raker ini menjadi momentum strategis untuk menyusun arah gerak organisasi dan merancang program kerja tiap bidang secara lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan. Dengan mengusung semangat “Kader Aktif, Organisasi Progresif”, seluruh pengurus tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang dikemas dalam suasana kekeluargaan dan semangat pembaruan.
Ketua PR IPM Ngemboh terpilih, Muhammad Fashihul, dalam sambutannya menekankan pentingnya menyusun program kerja yang relevan dan berdampak nyata bagi pelajar serta lingkungan sekitar. Menurutnya, program kerja bukan sekadar formalitas, melainkan wujud nyata gerakan pelajar yang solutif.
“IPM Ranting Ngemboh harus menjadi ruang yang menyenangkan sekaligus mencerahkan. Rapat Kerja ini adalah langkah awal untuk membangun fondasi perjuangan kita selama satu periode ke depan,” ujar Fashihul dalam pembukaan acara.
Acara ini juga dihadiri Sekretaris PR IPM Desa Ngemboh, Muhammad Danis Tri Juni Anto dan Bendahara, Najwa Aqilah.
Ketiganya menunjukkan kekompakan serta komitmen yang kuat dalam menjalankan roda organisasi dengan menjunjung tinggi prinsip kolaborasi dan pelayanan.
Kegiatan ini juga diikuti oleh 25 Pengurus Harian yang telah terbentuk. Kehadiran para pengurus baru dengan latar belakang minat yang beragam menjadikan struktur kepengurusan kali ini lebih dinamis dan penuh potensi.
Rapat Kerja kali ini membahas berbagai program di bidang organisasi, kaderisasi, dakwah, advokasi, pengkajian ilmu, literasi, olahraga, dan apresiasi seni. Setiap bidang diberikan ruang untuk menyampaikan ide-ide kreatif yang kemudian dibahas dan disepakati secara musyawarah mufakat. Seluruh diskusi berlangsung dengan semangat keterbukaan dan demokrasi.
Pantai Putri Klayar dipilih sebagai lokasi Raker dengan pertimbangan suasana alam yang tenang dan menenangkan. Harapannya, suasana tersebut dapat menjadi ruang inspiratif bagi para pengurus dalam menggagas ide-ide besar yang tidak hanya realistis, tetapi juga progresif.
Selama dua hari pelaksanaan, kegiatan tidak hanya berisi rapat dan penyusunan program, tetapi juga diisi dengan refleksi ruhiyah, tadabbur alam, diskusi kelompok, sesi perkenalan antarpengurus, serta kegiatan permainan yang membangun kerja sama tim. Hal ini bertujuan untuk memperkuat soliditas dan mempererat komunikasi antarbidang, serta menumbuhkan rasa memiliki terhadap organisasi.
Muhammad Danis Tri Juni Anto menyampaikan bahwa tantangan yang dihadapi pelajar saat ini semakin kompleks, mulai dari derasnya arus digital, pergaulan bebas, krisis identitas, hingga lemahnya literasi spiritual. Oleh karena itu, menurutnya, PR IPM Ngemboh harus hadir sebagai solusi, bukan hanya bersikap reaktif terhadap masalah, tetapi juga proaktif dalam memberikan warna dan pengaruh positif.
“Kita ingin menghadirkan IPM yang tidak sekadar eksis, tetapi juga signifikan dalam membentuk pelajar yang berpikir maju, berakhlak mulia, dan mencintai dakwah,” terang Danis.
Sementara itu, Najwa Aqilah menyampaikan pentingnya manajemen keuangan yang transparan dan efisien untuk mendukung keberlangsungan setiap program kerja.
Ia juga menekankan perlunya kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk ortom dan simpatisan, sebagai bentuk dukungan dalam pembiayaan kegiatan.
Di akhir kegiatan, masing-masing bidang mempresentasikan hasil rancangan program kerja dan menyepakati agenda-agenda strategis yang akan dijalankan dalam waktu dekat. Program prioritas mencakup pelatihan kaderisasi dasar, penguatan potensi akademik, pengadaan perpustakaan pelajar, pendistribusian imam tarawih dan kajian, literasi digital, serta olahraga rutin seperti bola voli dan futsal.
Diharapkan, program-program ini mampu menjawab tantangan zaman sekaligus menjadi daya tarik bagi pelajar di lingkungan sekitar.
Rapat Kerja kemudian ditutup dengan refleksi bersama di tepi pantai saat matahari terbit. Nuansa alam yang menyejukkan menjadi saksi lahirnya semangat baru dalam tubuh IPM Ngemboh, yang siap menebar manfaat dan menjadi pelopor perubahan.
Dengan berakhirnya Rapat Kerja ini, PR IPM Ngemboh resmi mengawali masa baktinya. Hasil-hasil Raker menjadi panduan arah gerak organisasi sekaligus janji perjuangan yang akan terus diikhtiarkan bersama hingga akhir masa kepengurusan periode 2025-2027. Semoga setiap langkah ke depan senantiasa diberkahi dan membawa kemajuan bagi pelajar, masyarakat, dan Persyarikatan. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments