
PWMU.CO – Sabtu (22/02/2025), telah dilaksanakan pengajian jelang Ramadan di Masjid Arrahman Kebonrejo. Dalam sambutannya, Sardiyanto, ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kalibaru menyampaikan terima kasih yang setinggi tingginya kepada kepala Desa Kebonrejo.
“Semoga pak Kades tidak bosan-bosannya mendorong warga muhammadiyah dalam beramal. Terima kasih juga saya sampaikan kepada ranting 3, masjidnya sudah hampir selesai dan bagus. Semoga bulan November nanti saat milad, masjid sudah selesai karena akan digunakan untuk milad ke-113,” ujar Sardiyanto.
Kepala Desa Kebunrejo, dalam sambutannya juga mengucapkan terima kasih kepada takmir Masjid Arrahman karena banyak melakukan kegiatan yg bermanfaat bagi warga sekitar masjid. “Pemerintah desa selalu mendukung kegiatan kebaikan di Masjid Arrahman,” pungkasnya.
Penceramah, Ustadz Taslim, mengajak kepada jamaah pengajian untuk mencontoh Rasul. Rasul sering puasa di bulan Syakban, maka semestinya kita juga memperbanyak puasa di bulan Syakban ini.
Tiga amalan yang harus dilakukan dalam menyambut Ramadan:
- Kuatkan hati. Amalan kecil jadi besar karena niat, yang besar jadi kecil karena niat. Luruskan niat, targetkan puasa kita untuk pembentukan karakter. Budayakan bicara bersih, semua berangkat dari kebersihan hati. Orang puasa punya dua kebahagiaan. Pertama waktu maghrib dan kedua saat idul fitri.
- Persiapkan ilmu dengan sebaik-baiknya. Jika paham ilmunya, puasa itu ringan. “Orang yang tidak berilmu, tidak ada kebagiaan dalam dirinya” kata Imam Syafii.
- Amal. Perbanyak amal ibadah kita selama bulan Ramadan. Imam syafii, khatam 60 kali dalam membaca al-Quran selama Ramadan. Barangkali kita tak mampu sebanyak itu, tetapi harus diupayakan lebih banyak dibanding bulan-bulan lainnya. Harus ada target yang jelas selama Ramadan.

Bagi takmir masjid, upayakan pelaksanaan shalat tarawih berjalan kondusif. Usahakan bacaan imam dipahami makmum. Selama bulan puasa jaga makan kita selama puasa, jangan berlebihan. “Puasalah kamu niscaya kamu akan sehat”.
Jika targetnya pembentukan karakter, jaga mulut, jaga hati, jaga makan itu gampang, jaga omongan jauh lebih sulit.
Target puasa Ramadan:
- Selamat akidah. Yang tahu kita puasa hanya Allah. Orang lain bisa dibohongi, tapi Allah Maha Tahu.
- Agar ibadah baik. Perut lapar bisa bawa shalat lebih khusyuk. Oleh karena itu, perbanyak shalat sunnah selama Ramadan.
- Akhlakhul karimah.
“Kebahagiaan kedua saat idul fitri. Akan lebih bahagia lagi ketika bertemu dengan Allah, dan melihat puasa kita diterima Allah di hari kiamat.
Semoga kita ketemu Ramadan,” pungkasnya.
“Meski kurang seminggu usia kita belum tentu sampai satu minggu. Oleh karena itu, tetap berdoa agar kita bisa bertemu dengan Ramadan tahun ini,” pungkasnya.(*)
Penulis Sarwito Editor Zahrah Khairani Karim